BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 18:27 WIB
loading...
BUMN Berperan Penting...
Bank Dunia merilis laporan membahas tantangan pemerintah dan BUMN pada masa pandemi dan era pemulihan setelah Covid-19. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Dunia merilis laporan bertajuk "Building SOE: Crisis Management and Resilience" membahas tantangan pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) pada masa pandemi dan era pemulihan setelah Covid-19.

Bank Dunia menyatakan Covid-19 memberikan tekanan hebat kepada pemerintah, masyarakat, dan perusahaan termasuk BUMN. Siklus bisnis terganggu, pendapatan merosot tajam, dan risiko usaha tak terhindarkan.

Bank Dunia memitigasi risiko bisnis BUMN, risiko manajemen, peran BUMN dan kepemilikan begara, apa yang sudah dilakukan BUMN, hingga tantangan BUMN ke depan. Bank Dunia menegaskan BUMN memainkan peran penting sebelum pandemi Covid-19 dan akan terus melakukannya pasca-pandemi.

Baca Juga: Dukungan BUMN Ini Bawa Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Internasional

Secara global, BUMN telah menjadi salah satu perusahaan multinasional terbesar dan paling cepat berkembang dalam dua dekade terakhir. Dalam 10 tahun terakhir, sebuah studi IMF menemukan bahwa BUMN telah berlipat ganda dalam kepentingan di antara perusahaan terbesar di dunia sebesar USD45 triliun dengan aset mereka sekarang mencapai 50% dari total PDB global.

BUMN berperan dalam memenuhi kebutuhan persediaan medis selama pandemi. Ketika rantai pasokan reguler terganggu atau larangan ekspor untuk barang-barang utama, pemerintah melibatkan BUMN untuk menyediakan produk atau layanan medis.

Melansir dari laman resmi Bank Dunia, BUMN di Indonesia telah melakukan langkah strategis ini misalnya dengan membangun prototipe ventilator yang sangat dibutuhkan selama pamdemi. BUMN menyediakan segala kebutuhan medis yang diperlukan dan mendesak, hingga menyiapkan rumah sakit.

BUMN telah menjadi salah satu pemain utama dalam situasi darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar publik, merestrukturisasi utang, menyediakan layanan, himgga tetap menjaga keseimbangan bisnis. Bank Dunia menyatakan dengan situasi ini BUMN menghadapi tantangan serius seperti masalah keuangan, pendapatan turun, pembatasan karyawan, bisnis tak berjalan baik, hingga persoalan distribusi.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Favorit yang Lulusannya Banyak Diterima Kerja di Pertamina, Segini Gajinya

Pemerintah pun memperkenalkan berbagai langkah dukungan untuk BUMN, termasuk bantuan keuangan melalui pinjaman, suntikan ekuitas, dan subsidi lainnya, terutama terbukti di sektor-sektor seperti penerbangan.

Pemerintah diminta mengurangi distorsi pasar BUMN melalui peningkatan tata kelola, restrukturisasi, IPO, dan memfasilitasi kolaborasi sektor swasta. Bank Pembangunan Asia (ADB) dalam laporannya berjudul "Unlocking the Economic and social value of Indonesia’s State-Owned Enterprises" menyebut peran besar BUMN dalam ekonomi Indonesia. BUMN memainkan peran menonjol yang sudah berlangsung lama dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 56% PDB sejak 2019.

ADB menyebutkan BUMN memiliki peran dalam memberikan nilai ekonomi dan nilai sosial. Nilai ekonomi dapat dilihat dari semakin naiknya aset, pendapatan, dan profit BUMN. Sementara, nilai sosial bisa dilihat dari peran BUMN dalam menyediakan barang publik dalam bentuk PSO. Juga program sosial lainnya dalam berbagai bidang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved