APPI Optimistis Multifinance Mampu Mendongkrak Perekonomian Nasional
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Ristiawan mengatakan, saat ini fokus pengembangan perusahaan pembiayaan yaitu mampu mengadopsi teknologi dan inovasi dalam operasional perusahaan. Di samping itu, kemajuan teknologi informasi yang menghasilkan transformasi digital pada industri perusahaan pembiayaan dapat membantu meningkatkan efisiensi, meminimalkan risiko, dan meningkatkan pengalaman konsumen. Hal ini penting diimbangi dengan memperhatikan keamanan data dan privasi konsumen.
"Kita melihat bahwa tidak bisa dipungkiri Indonesia adalah bagian dari dunia ini yang harus bertransformasi. Indonesia multifinance merespons dengan cukup lumayan baik. Bagaimana kita mengembangkan finansial inclusion dan beradaptasi dengan market yang berubah begitu cepat, negara kita pun memberikan support yang cukup bagus," jelasnya.
Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan perusahaan pembiayaan ini, Ristiawan optimistis peran multifinance dalam mendorong roda perekonomian masyarakat dapat mendongkrak pemerintah dalam mewujudkan visi misi menuju Indonesia Emas 2045. Baca juga: LPS Beberkan Risiko Ketidakpastian Ekonomi Mendatang, Simak Nih
Menurut Ristiawan, prospek perusahaan pembiayaan ke depan dapat dilihat dari apa yang dicita-citakan oleh negara ini yaitu Indonesia Emas 2045. Ada empat pilar penting terkait visi misi Indonesia Emas tahun 2045 yakni pembangunan manusia dan penguasaan Iptek, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan.
"Indonesia Emas melihat apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, dan itu banyak sekali opportunity dari perusahaan pembiayaan yang bisa riding terkait visi dan misi pemerintah untuk tahun 2045. Dan ini menjadi angin segar untuk perusahaan pembiayaan akan bisa terus tumbuh dan sehat di kemudian hari," tandasnya.
"Kita melihat bahwa tidak bisa dipungkiri Indonesia adalah bagian dari dunia ini yang harus bertransformasi. Indonesia multifinance merespons dengan cukup lumayan baik. Bagaimana kita mengembangkan finansial inclusion dan beradaptasi dengan market yang berubah begitu cepat, negara kita pun memberikan support yang cukup bagus," jelasnya.
Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan perusahaan pembiayaan ini, Ristiawan optimistis peran multifinance dalam mendorong roda perekonomian masyarakat dapat mendongkrak pemerintah dalam mewujudkan visi misi menuju Indonesia Emas 2045. Baca juga: LPS Beberkan Risiko Ketidakpastian Ekonomi Mendatang, Simak Nih
Menurut Ristiawan, prospek perusahaan pembiayaan ke depan dapat dilihat dari apa yang dicita-citakan oleh negara ini yaitu Indonesia Emas 2045. Ada empat pilar penting terkait visi misi Indonesia Emas tahun 2045 yakni pembangunan manusia dan penguasaan Iptek, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan.
"Indonesia Emas melihat apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, dan itu banyak sekali opportunity dari perusahaan pembiayaan yang bisa riding terkait visi dan misi pemerintah untuk tahun 2045. Dan ini menjadi angin segar untuk perusahaan pembiayaan akan bisa terus tumbuh dan sehat di kemudian hari," tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :