Negara Arab Ini Segera Buka Tempat Judi Pertama di Wilayah Teluk
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 21:00 WIB
loading...
Uni Emirat Arab (UEA) akan segera memiliki kasino di Pulau Wynn Al Marjan di Ras Al Khaimah. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Operator hotel dan kasino Wynn Resorts menyatakan pada Jumat (4/10) bahwa mereka telah dianugerahi lisensi operator permainan komersial pertama di Uni Emirat Arab (UEA) oleh Otoritas Pengatur Permainan Komersial Umum negara tersebut.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (5/10/2024), perusahaan kasino yang berbasis di Las Vegas tersebut menyatakan tengah mengembangkan resor mewah di Pulau Wynn Al Marjan di Ras Al Khaimah. Proyek yang sedang dibangun tersebut merupakan usaha patungan antara afiliasi Wynn Resorts, Marjan, dan RAK Hospitality Holding.
Baca Juga: Pasar Judi Online Tembus Rp3.000 Triliun, Terbongkar Lokasinya
Kantor komunikasi pemerintah Ras Al Khaimah, RAKTDA, dan RAK Hospitality Holding tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.
Namun, kabar akan berdirinya kasino di UEA yang dioperatori Wynn sebetulnya telah cukup lama berhembus. CEO Wynn Craig Billings tahun lalu telah sesumbar bahwa pihaknya tengah menjalaniproses legalisasi agar perjudian dapat terjadi di properti yang tengah dikembangkan di negara tersebut.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (5/10/2024), perusahaan kasino yang berbasis di Las Vegas tersebut menyatakan tengah mengembangkan resor mewah di Pulau Wynn Al Marjan di Ras Al Khaimah. Proyek yang sedang dibangun tersebut merupakan usaha patungan antara afiliasi Wynn Resorts, Marjan, dan RAK Hospitality Holding.
Baca Juga: Pasar Judi Online Tembus Rp3.000 Triliun, Terbongkar Lokasinya
Kantor komunikasi pemerintah Ras Al Khaimah, RAKTDA, dan RAK Hospitality Holding tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.
Namun, kabar akan berdirinya kasino di UEA yang dioperatori Wynn sebetulnya telah cukup lama berhembus. CEO Wynn Craig Billings tahun lalu telah sesumbar bahwa pihaknya tengah menjalaniproses legalisasi agar perjudian dapat terjadi di properti yang tengah dikembangkan di negara tersebut.
Lihat Juga :