Siapkan Kejutan Baru, Rusia Peringatkan Barat Tak Ganggu KTT BRICS di Kazan
Minggu, 06 Oktober 2024 - 07:29 WIB
loading...
Para pemimpin BRICS dalam pertemuan di Xiamen International Conference and Exhibition Center, China. FOTO/China Today
A
A
A
JAKARTA - Rusia secara tegas memperingatkan Barat dan Ukraina agar tidak mencoba menghalangi KTT BRICS yang dijadwalkan pada 22-24 Oktober 2024 di Kazan. Lebih dari 30 kepala negara dari Asia, Afrika, Timur Tengah dan Amerika Latin telah mengonfirmasikan keikutsertaan mereka.
"Saya memperingatkan para sponsor Barat Kyiv agar tidak mencoba mempengaruhi situasi, termasuk dalam konteks KTT di Kazan. Itu akan menjadi kesalahan dalam skala besar," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov, dilansir dari Anadolu Ajansi, Minggu (6/10/2024).
Baca Juga: Brigade Al-Qassam Hamas Balaskan Dendam Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah
Peringatan itu disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Moskow. Dia mengungkpakan bahwa KTT BRICS ini akan menjadi acara terbesar yang memiliki kepentingan internasional. Selain politisi nasional, para kepala organisasi internasional dan regional akan datang ke Kazan. Secara khusus, Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff akan berbicara pada pertemuan tersebut.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa Moskow juga mengharapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk ambil bagian dalam KTT BRCIS, dan mengatakan bahwa situasi di Ukraina merupakan salah satu isu yang ingin didiskusikan pihak Rusia dengan Erdogan.
"Saya memperingatkan para sponsor Barat Kyiv agar tidak mencoba mempengaruhi situasi, termasuk dalam konteks KTT di Kazan. Itu akan menjadi kesalahan dalam skala besar," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov, dilansir dari Anadolu Ajansi, Minggu (6/10/2024).
Baca Juga: Brigade Al-Qassam Hamas Balaskan Dendam Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah
Peringatan itu disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Moskow. Dia mengungkpakan bahwa KTT BRICS ini akan menjadi acara terbesar yang memiliki kepentingan internasional. Selain politisi nasional, para kepala organisasi internasional dan regional akan datang ke Kazan. Secara khusus, Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff akan berbicara pada pertemuan tersebut.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa Moskow juga mengharapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk ambil bagian dalam KTT BRCIS, dan mengatakan bahwa situasi di Ukraina merupakan salah satu isu yang ingin didiskusikan pihak Rusia dengan Erdogan.
Lihat Juga :