ADCP Gandeng OK OCE Kembangkan Bisnis Properti
Minggu, 06 Oktober 2024 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
Rizkan menyebutkan, project properti di Sentul merupakan salah satu project besar yang dikelola ADCP. "Di Sentul kita ada 2 lokasi, satu diantaranya dekat pintu keluar tol Sentul dan nanti akan ada pembangunan LRT tahap 2. Ada program OK OCE yang berpotensi kita kolaborasikan dengan potensi investasi yang ada," ungkapnya.
"Sebagian besar project kami adalaah mixed use, yang mencakup rumah, kampus, hotel, office. Karena trafik penumpang tinggi, kami juga sediakan slot untuk UMKM," ucap Rizkan.
Dia menambahkan, total luasan land bank milik ADCP di Sentul mencapai 120 ha dan yang sudah diutilisasi baru 10 ha untuk project hunian tapak. "Area komerisial kita bangun di bagian depan, dekat titik stasiun LRT sssuai Perpres ada di sana. Di setiap titik stasiun LRT ada area 5-6 ha. Potensi investasi ini yang kami akan kerjasamakan dengan OK OCE," lanjut Rizkan.
CEO PT Master Teknologi Indusyri Nusantara, Ferdy hikmasanjaya, mengatakan, perusahaannya turut berpartisipasi dalam kolaborasi ADCP dengan OK OCE.
"Setelah kita menandatangani MoU hari ini dengan OK OCE, kita akan menjalankan sektor baru di OK OCE yakni digital properti. Kita akan ambil bagian di sektor baru in," kata Ferdy.
Dijelaskan, perusahaannya juga berpatner dengan Adhi Karya untuk memasarkan project-project yang mereka garap.
Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi, mengatakan, saat ini da 300 komunitas di seluruh Tanah Air dengan 800 ribu anggota yang sudah bergabung ke OK OCE. "Kali ini kita undang 30 komunitas di Jabodetabek utuk hadir di acara penandatanganan MoU ini," sebutnya.
"Sebagian besar project kami adalaah mixed use, yang mencakup rumah, kampus, hotel, office. Karena trafik penumpang tinggi, kami juga sediakan slot untuk UMKM," ucap Rizkan.
Dia menambahkan, total luasan land bank milik ADCP di Sentul mencapai 120 ha dan yang sudah diutilisasi baru 10 ha untuk project hunian tapak. "Area komerisial kita bangun di bagian depan, dekat titik stasiun LRT sssuai Perpres ada di sana. Di setiap titik stasiun LRT ada area 5-6 ha. Potensi investasi ini yang kami akan kerjasamakan dengan OK OCE," lanjut Rizkan.
CEO PT Master Teknologi Indusyri Nusantara, Ferdy hikmasanjaya, mengatakan, perusahaannya turut berpartisipasi dalam kolaborasi ADCP dengan OK OCE.
"Setelah kita menandatangani MoU hari ini dengan OK OCE, kita akan menjalankan sektor baru di OK OCE yakni digital properti. Kita akan ambil bagian di sektor baru in," kata Ferdy.
Dijelaskan, perusahaannya juga berpatner dengan Adhi Karya untuk memasarkan project-project yang mereka garap.
Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi, mengatakan, saat ini da 300 komunitas di seluruh Tanah Air dengan 800 ribu anggota yang sudah bergabung ke OK OCE. "Kali ini kita undang 30 komunitas di Jabodetabek utuk hadir di acara penandatanganan MoU ini," sebutnya.
Lihat Juga :