Berapa Lama Uang dari QRIS Masuk ke Rekening? Ini Faktor yang Memengaruhinya

Minggu, 13 Oktober 2024 - 08:04 WIB
loading...
Berapa Lama Uang dari...
Lama waktu uang dari QRIS masuk ke rekening bergantung pada kecepatan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP). FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Berapa lama uang dari QRIS masuk ke rekening? Pertanyaan ini kerap mengemuka di antara para pelaku usaha yang menggunakannya. Menjawab pertanyaan ini, Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalumenyatakan bahwa intinya lama waktu uang dari QRIS masuk ke rekening bergantung pada kecepatan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP).

Terkait dengan itu, pada awal tahun 2024, Bank Indonesia (BI) telah mendorong PJP untuk meningkatkan percepatan pencairan dana kepada pedagang hingga mencapai target H+0 atau tanpa harus menunggu berhari-hari supaya dana bisa masuk ke rekening.

Baca Juga: Keamanan Digital Jadi Kunci Peningkatan Penggunaan QRIS

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa jika saat ini sudah hampir 55% PJP bisa menyelesaikan pencairan dana QRIS pada hari yang sama. Artinya, hingga saat ini masih belum semua PJP mampu untuk menerapkan layanan tersebut. Sehingga, lama uang QRIS masuk ke rekening ini terkadang memerlukan waktu yang cukup lama, tergantung pada PJP.

Lama Uang dari QRIS Masuk ke Rekening

Menurut informasi yang didapat dari Interactive QRIS, lama uang dari QRIS masuk ke rekening saat ini paling cepat adalah2 hari kerja dan paling lama 5 hari kerja setelah settlement dilakukan.

Namun ketika settlement dilakukan pada hari Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional, maka pengguna harus menunggu lebih lama karena proses settlement akan mulai diproses hari berikutnya setelah libur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved