Laba Bersih Jababeka Meningkat 232% Capai Rp769,7 Miliar

Jum'at, 01 November 2024 - 20:46 WIB
loading...
Laba Bersih Jababeka...
PT Jababeka Tbk (KIJA) melaporkan peningkatan kinerja periode Januari-September 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Jababeka Tbk (KIJA) mencatatkan pendapatan total sebesar Rp3,367 triliun untuk periode Januari-September 2024 meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan diperoleh dari sumbangan 13 sektor penjualan, yaitu penjualan tanah matang senilai Rp1,47 triliun, penjualan tanah dan rumah Rp127,66 miliar, apartemen Rp61,63 miliar, ruang perkantoran dan ruko sebesar Rp78 miliar, dan tanah dan bangungan pabrik Rp72 miliar dan penjualan tenaga listrik dari pembangkit Rp911,195 miliar.

Adapula jasa dan pemeliharaan senilai Rp 317 miliar kemudain penjualan dry port senilai Rp186 miliar. Pendapatan dari golf senilai Rp 64 miliar dan penyewaan perkantoran dan ruko sebesar Rp44 miliar. Sektor pariwisata senilai Rp31 miliar, kondominium senilai Rp1,58 miliar dan sektor agrobisnis dan konsultasi Rp1,9 miliar.

Hingga akhir September 2024 KIJA mencatatkan laba bersih sebesar Rp769,7 miliar meningkat dibandingkan dengan Rp231,9 miliar pada periode yang sama tahun sebeumnya.

"Sepanjang sembilan bulan pertama 2024, laba bersih KIJA mencapai Rp769,7 miliar, meningkat 232% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang didorong oleh pertumbuhan di seluruh segmen bisnis Perseroan, khususnya peningkatan signifikan di segmen properti dari Kendal," jelas Budianto Liman, Wakil Direktur Utama KIJA, dalam keterangan resmi, Jumat (1/11/2024).

Baca Juga: Dorong Akselerasi Transisi Energi, IBCSD dan Jababeka NZICC Gelar Workshop

Selain itu, pergerakan valuta asing (valas) juga berkontribusi positif terhadap laba bersih, dengan perusahaan mencatatkan keuntungan bersih dari valas sebesar Rp 73,6 miliar di periode sembilan bulan pertama tahun 2024 (9M24) dibandingkan dengan kerugian valuta asing dan derivative (call spreads) sebesar Rp 75,4 miliar di periode sama tahun lalu.

EBITDA perusahaan pada 9M24 tercatat sebesar Rp1,206 triliun, meningkat 47% dibandingkan Rp819,9 miliar pada tiga kuartal pertama tahun 2023, sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba kotor. Total posisi kas konsolidasi Perseroan pada akhir September 2024 tercatat sebesar Rp1,946 triliun, naik sekitar 78% dibandingkan Rp1,095 triliun pada akhir 2023.

Baca Juga: Pembekalan Menteri dan Wamen, Borobudur International Golf & Country Club Siapkan Fasilitas Pendukung

Perseroan juga memiliki saldo kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya pada akhir 9M24 tercatat sebesar Rp 245,1 miliar, dimana sekitar setengahnya berupa dana cadangan bunga dan pokok pinjaman untuk Bank Mandiri sebesar Rp 117,8 miliar sesuai ketentuan pinjaman tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Menapaki Usia ke-26,...
Menapaki Usia ke-26, MNC Asset Management Optimistis Tumbuh Berkelanjutan
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Jababeka Bersama Transjakarta...
Jababeka Bersama Transjakarta Resmikan Rute Cawang–Cikarang Jababeka
Yayasan Banten Selatan...
Yayasan Banten Selatan dan Jababeka Bantu Korban Banjir Pandeglang
Rekomendasi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved