Indonesia Impor Beras 2,75 Juta Ton hingga Akhir 2024, Ada 850 Ribu Masih Proses
Senin, 04 November 2024 - 19:28 WIB
loading...
Realisasi beras impor Perum Bulog menyentuh 2,75 juta ton dari target pemerintah sebesar 3,6 juta ton hingga akhir 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Realisasi beras impor Perum Bulog menyentuh 2,75 juta ton dari target pemerintah sebesar 3,6 juta ton hingga akhir 2024. Dari jumlah itu, 850.000 ton masih dalam proses pengiriman.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut, beras yang didatangkan dari negara mitra bukanlah impor beras baru, melainkan realisasi penugasan sebelumnya. Dia pun memastikan Bulog tak lagi mengambil beras dari negara lain, selama serapan dalam negeri bisa terpenuhi.
Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi Impor 1 Juta Ton Beras, Begini Alasannya
“Gak ada (impor baru), jadi ini bukan impor beras baru, tolong teman-teman ya, nanti saya dimarahi sama publik, 'wah ini Menteri gitu',” ujar Menko Zulhas saat ditemui di gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/11/2024).
Kendati begitu, pemerintah mendorong agar Bulog segera mempercepat proses pengiriman sisa beras impor sebesar 850.000 di tahun ini. “850.000 ton yang belum ya, jadi itu akan dikejar, kalau bisa tahun ini selesai, 850.000 itu bisa masuk semua,” paparnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut, beras yang didatangkan dari negara mitra bukanlah impor beras baru, melainkan realisasi penugasan sebelumnya. Dia pun memastikan Bulog tak lagi mengambil beras dari negara lain, selama serapan dalam negeri bisa terpenuhi.
Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi Impor 1 Juta Ton Beras, Begini Alasannya
“Gak ada (impor baru), jadi ini bukan impor beras baru, tolong teman-teman ya, nanti saya dimarahi sama publik, 'wah ini Menteri gitu',” ujar Menko Zulhas saat ditemui di gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/11/2024).
Kendati begitu, pemerintah mendorong agar Bulog segera mempercepat proses pengiriman sisa beras impor sebesar 850.000 di tahun ini. “850.000 ton yang belum ya, jadi itu akan dikejar, kalau bisa tahun ini selesai, 850.000 itu bisa masuk semua,” paparnya.
Lihat Juga :