Deretan Saham yang Dimiliki Donald Trump, Modal Tarung di Pilpres AS

Rabu, 06 November 2024 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Microsoft (MSFT)

Microsoft adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia dan terkenal dengan Windows, Office, dan divisi layanan cloud Azure-nya. Pada tahun 2020, Microsoft terjebak di tengah kampanye Trump untuk melarang platform media sosial TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan induk asal Tiongkok, ByteDance. Saat itu, Trump ingin memaksa penjualan TikTok ke perusahaan AS karena masalah keamanan nasional. ByteDance mendekati Microsoft sebagai calon pembeli. Setelah Trump disingkirkan dari jabatannya, kesepakatan pembelian tidak pernah tercapai dan ByteDance tetap mempertahankan kepemilikan TikTok. Trump dilaporkan memiliki lebih dari USD500.000 saham MSFT.

Perusahaan Nvidia (NVDA)

Nvidia mendesain dan menjual chip pemrosesan grafis dan video kelas atas yang digunakan untuk komputer desktop dan game, stasiun kerja, dan server komputasi canggih lainnya serta superkomputer. Nvidia bukan hanya salah satu saham dengan kinerja terbaik di seluruh pasar dalam 15 tahun terakhir, tetapi juga merupakan saham dengan kinerja terbaik tunggal di S&P 500 pada tahun 2023 dan merupakan saham dengan kinerja terbaik kedua di indeks tersebut sejauh ini pada tahun 2024. Kemungkinan besar Nvidia telah menjadi salah satu investasi terbaik Trump dalam beberapa tahun terakhir. Trump melaporkan memiliki setidaknya USD500.000 saham NVDA pada saat pengajuan terbarunya.

Amazon Inc. (AMZN)

Amazon adalah pemimpin pasar dalam layanan e-commerce dan cloud publik. Trump memiliki sejarah panjang perseteruan dengan pendiri Amazon miliarder dan mantan CEO Jeff Bezos , tetapi ia tampaknya tidak membiarkan permusuhan itu menghalanginya untuk berinvestasi besar-besaran di Amazon. Faktanya, Trump memegang lebih dari USD250.000 dalam saham AMZN. Salah satu masalah utama Trump dengan Bezos adalah liputan negatif tentang Trump oleh Washington Post, yang dimiliki Bezos. Trump telah berulang kali menuduh Amazon menghindari pajak, dan ia bahkan berusaha untuk menolak kontrak komputasi awan senilai USD10 miliar dengan Departemen Pertahanan. Baca Juga:

Alphabet Inc. (GOOG,GOOGL)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Rekomendasi
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved