Di Ajang APEC CEO Summit, Prabowo Beberkan Potensi Investasi Indonesia
Sabtu, 16 November 2024 - 16:00 WIB
loading...
Presiden Indonesia Prabowo Subianto berbicara mengenai kerja sama dan peluang investasi di APEC CEO Summit di National Grand Theater Peru. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto pada APEC CEO Summit di National Grand Theater Peru mengundang para pelaku bisnis di kawasan Asia-Pasifik untuk berinvestasi di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara membeberkan beragam potensi investasi yang ditawarkan Indonesia untuk dunia.
Salah satunya, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang besar, yakni panas bumi. Indonesia, kata Prabowo, juga bertekad untuk menjadi negara yang mandiri dalam hal energi terbarukan dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp6.763 Triliun, Ini Sebabnya
"Kita bisa mengganti bahan bakar fosil dengan energi terbarukan. Kita mempunyai potensi panas bumi terbesar. Saya kira 60% potensi energi panas bumi dunia ada di Indonesia," kata Prabowo dikutip pada Sabtu (16/11/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menguraikan potensi kerja sama dengan Peru, serta menggambarkan Indonesia sebagai negara yang telah berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi meskipun di tengah pandemi Covid-19. Dengan tingkat inflasi 2%, tegas dia, Indonesia terus mendorong stabilitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi investor asing.
Salah satunya, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang besar, yakni panas bumi. Indonesia, kata Prabowo, juga bertekad untuk menjadi negara yang mandiri dalam hal energi terbarukan dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp6.763 Triliun, Ini Sebabnya
"Kita bisa mengganti bahan bakar fosil dengan energi terbarukan. Kita mempunyai potensi panas bumi terbesar. Saya kira 60% potensi energi panas bumi dunia ada di Indonesia," kata Prabowo dikutip pada Sabtu (16/11/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menguraikan potensi kerja sama dengan Peru, serta menggambarkan Indonesia sebagai negara yang telah berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi meskipun di tengah pandemi Covid-19. Dengan tingkat inflasi 2%, tegas dia, Indonesia terus mendorong stabilitas ekonomi dan membuka kesempatan lebih luas bagi investor asing.
Lihat Juga :