Micro Drama China Tumbuh Pesat di Indonesia, Buka Peluang Pertukaran Budaya
Minggu, 17 November 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kolaborasi yang kami lakukan dengan Fujian TV ini adalah membantu mempromosikan program China, program mereka di salah satu stasiun TV milik MNC yaitu iNews dan juga platform OTT RCTI+. Kami mempromosikan enam episode program dokumenter dari China di dua panggung tersebut," ungkap Redo.
"Konten China adalah salah satu komponen utama yang ditawarkan OTT untuk dinikmati dan ditonton oleh penonton Indonesia. Dan sejauh ini, berdasarkan kacamata saya bahwa masyarakat Indonesia juga sangat menyenangi atau menikmati konten-konten dari China, seperti drama series yang memang sangat menarik untuk ditonton," lanjutnya.
Baca Juga: MNC Licensing Ingin Dekatkan Karakter Animasi Populer Ini ke Masyarakat
Kolaborasi disebut akan menjadi jembatan pertukaran budaya serta bakal memperkuat kerjasama dalam komunikasi film dan televisi. Selain itu juga memungkinkan audiens Indonesia menikmati keindahan dan kekayaan warisan budaya Quanzhou.
"Ke depan, harapannya kami (juga) dapat lebih erat lagi dalam kerja sama di beberapa area yang mungkin bisa dieksplor bareng. Seperti produksi film, produksi sinetron, produksi animasi, dan mungkin bisa ditayangkan di dua negara sekaligus. Jadi ini mungkin akan membantu mengenalkan satu sama lain tentang kebudayaan dari Indonesia dan China," ujarnya
"Konten China adalah salah satu komponen utama yang ditawarkan OTT untuk dinikmati dan ditonton oleh penonton Indonesia. Dan sejauh ini, berdasarkan kacamata saya bahwa masyarakat Indonesia juga sangat menyenangi atau menikmati konten-konten dari China, seperti drama series yang memang sangat menarik untuk ditonton," lanjutnya.
Baca Juga: MNC Licensing Ingin Dekatkan Karakter Animasi Populer Ini ke Masyarakat
Kolaborasi disebut akan menjadi jembatan pertukaran budaya serta bakal memperkuat kerjasama dalam komunikasi film dan televisi. Selain itu juga memungkinkan audiens Indonesia menikmati keindahan dan kekayaan warisan budaya Quanzhou.
"Ke depan, harapannya kami (juga) dapat lebih erat lagi dalam kerja sama di beberapa area yang mungkin bisa dieksplor bareng. Seperti produksi film, produksi sinetron, produksi animasi, dan mungkin bisa ditayangkan di dua negara sekaligus. Jadi ini mungkin akan membantu mengenalkan satu sama lain tentang kebudayaan dari Indonesia dan China," ujarnya
(nng)
Lihat Juga :