IHSG Diprediksi Kurang Darah Hari Ini, Loyo ke Level 7.000

Senin, 18 November 2024 - 09:28 WIB
loading...
IHSG Diprediksi Kurang...
IHSG hari ini berpotensi dalam kecenderungan melemah sepanjang perdagangan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini berpotensi dalam kecenderungan melemah sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.000–7.200.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, masih lanjut melemah, rebound hanya di awal sesi 1 dan kemudian IHSG menembus dibawah 7.200.

"Maka sekarang ini arah pergerakan IHSG adalah berpotensi menuju 7.000," tulis William dalam analisisnya, Senin (18/11/2024).

Menurut William, pelemahan menuju 7.000 berarti menyelesaikan pola inverted cup & handle.

"Maka momentum ini bisa dimanfaatkan, wait and see dulu sampai terlihat kejelasan bahwa IHSG telah menyelesaikan pelemahan di area 7.000 dan berakhirnya net sell asing, barulah bisa disimpulkan bahwa pelemahan IHSG sudah berakhir pada 7000," jelasnya.

Baca Juga: Menakar Arah IHSG Pekan Depan, Pasar Soroti RDG BI

Sebelumnya, asing kembali net sell mencapai 283 miliar, tekanan net sell belum berakhir, namun semakin berkurang dibanding net sell sebelumnya. Indikasi jenuh jual semakin terlihat dari sisi transaksi investor asing.

Dengan demikian, secara analisis teknikal, IHSG melanjutkan pelemahan dan menembus area bawah konsolidasinya.

Baca Juga: IHSG Sepekan Turun 1,73% Kapitalisasi Pasar Jadi Rp12,063 Triliun

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal;

PNBN, buy, support 1825, resistance 2080.
Potensi rebound terindikasi dari terbentuknya pola hammer setelah mencapai support 1825.

BRMS, buy, support 392, resistance 442.
Potensi rebound terindikasi dari terbentuknya pola hammer. Pola ini mengindikasikan kekuatan daya beli yang mengakhiri koreksi sehat.

LSIP, wait and see, support 1075, resistance 1300.
Potensi pelemahan lanjutan setelah konfirmasi pola double top (neckline pada 1165).

INDF, buy, support 7650, resistance 8300.
Pengujian support 7650 dalam tren yang masih menguat, posisi candlestick menguat konsisten di atas MA5 dan MA20.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved