Masuki Akhir 2024, Asuransi Jasindo Cetak Pertumbuhan Laba 228,47 Persen
Senin, 25 November 2024 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
"Pendekatan ini memungkinkan kami tidak hanya berperan sebagai penyedia perlindungan risiko, tetapi juga sebagai risk engineer yang proaktif dalam menganalisis potensi dan mengidentifikasi celah-celah risiko yang mungkin timbul," ujar Andy.
Ia juga menambahkan, bahwa keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada peran aktif tim bisnis, baik di kantor pusat maupun di Representative Office.
"Tim kami telah dibekali dengan keahlian teknis yang mumpuni untuk menyediakan solusi asuransi yang tepat bagi nasabah. Peran mereka sangat penting dalam memberikan layanan bernilai tambah dengan membantu tertanggung mengenali celah risiko dan merancang strategi mitigasi yang efektif," lanjutnya.
Tak hanya laba dan pendapatan premi yang tumbuh, hasil underwriting perusahaan juga meningkat 10,98% menjadi Rp215,14 miliar dibandingkan Oktober 2023 yang tercatat Rp193,86 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan pengelolaan risiko dan penerapan prudent underwriting yang berjalan baik.
“Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, tentunya perusahaan ingin mendukung peningkatan kontribusi BUMN kepada Negara dengan mencatatkan pendapatan yang positif melalui penyediaan perlindungan risiko,” ungkap Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel.
Selain itu hingga Oktober 2024 hasil investasi Asuransi Jasindo juga mencapai Rp215,20 miliar, mengalami kenaikan sebesar 37,12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp156,94 miliar.
Ia juga menambahkan, bahwa keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada peran aktif tim bisnis, baik di kantor pusat maupun di Representative Office.
"Tim kami telah dibekali dengan keahlian teknis yang mumpuni untuk menyediakan solusi asuransi yang tepat bagi nasabah. Peran mereka sangat penting dalam memberikan layanan bernilai tambah dengan membantu tertanggung mengenali celah risiko dan merancang strategi mitigasi yang efektif," lanjutnya.
Tak hanya laba dan pendapatan premi yang tumbuh, hasil underwriting perusahaan juga meningkat 10,98% menjadi Rp215,14 miliar dibandingkan Oktober 2023 yang tercatat Rp193,86 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan pengelolaan risiko dan penerapan prudent underwriting yang berjalan baik.
“Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, tentunya perusahaan ingin mendukung peningkatan kontribusi BUMN kepada Negara dengan mencatatkan pendapatan yang positif melalui penyediaan perlindungan risiko,” ungkap Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel.
Selain itu hingga Oktober 2024 hasil investasi Asuransi Jasindo juga mencapai Rp215,20 miliar, mengalami kenaikan sebesar 37,12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp156,94 miliar.
Lihat Juga :