Masuki Akhir 2024, Asuransi Jasindo Cetak Pertumbuhan Laba 228,47 Persen

Senin, 25 November 2024 - 11:16 WIB
loading...
Masuki Akhir 2024, Asuransi...
Hingga Oktober 2024, laba Asuransi Jasindo mencapai Rp38,39 miliar, mengalami peningkatan 228,47% dari periode yang sama tahun lalu yang mencatat kerugian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Memasuki akhir tahun 2024, PT Asuransi Jasa Indonesia ( Asuransi Jasindo ) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan. Beberapa indikator utama menunjukkan pertumbuhan yang solid, memberikan sinyal positif untuk industri asuransi nasional.

Hingga Oktober 2024, laba perusahaan mencapai Rp38,39 miliar, mengalami peningkatan 228,47% dari periode yang sama tahun lalu yang mencatat kerugian sebesar Rp29,88 miliar. Pertumbuhan laba ini didukung oleh pendapatan premi yang juga naik 26,47% menjadi sebesar Rp2,95 triliun dari Rp2,33 triliun pada tahun sebelumnya di periode yang sama.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Masuk Kampus, Perluas Program Literasi bagi Mahasiswa

Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel menerangkan, perbaikan ini mencerminkan strategi bisnis yang dijalankan efektif dan didukung oleh operasional perusahaan yang mengedepankan profitabilitas, serta berdasar pada tata kelola yang baik.

Pencapaian Asuransi Jasindo ini menunjukkan kemampuannya untuk tetap tumbuh dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan pasar, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri asuransi umum di Indonesia.

Melalui pendekatan Risk Management Partnership, Jasindo berperan sebagai mitra strategis yang membantu tertanggung dalam mengelola risiko secara menyeluruh. Pendekatan ini dirancang untuk membantu para nasabah mengidentifikasi risiko, khususnya risiko operasional.

"Pendekatan ini memungkinkan kami tidak hanya berperan sebagai penyedia perlindungan risiko, tetapi juga sebagai risk engineer yang proaktif dalam menganalisis potensi dan mengidentifikasi celah-celah risiko yang mungkin timbul," ujar Andy.

Ia juga menambahkan, bahwa keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada peran aktif tim bisnis, baik di kantor pusat maupun di Representative Office.

"Tim kami telah dibekali dengan keahlian teknis yang mumpuni untuk menyediakan solusi asuransi yang tepat bagi nasabah. Peran mereka sangat penting dalam memberikan layanan bernilai tambah dengan membantu tertanggung mengenali celah risiko dan merancang strategi mitigasi yang efektif," lanjutnya.

Tak hanya laba dan pendapatan premi yang tumbuh, hasil underwriting perusahaan juga meningkat 10,98% menjadi Rp215,14 miliar dibandingkan Oktober 2023 yang tercatat Rp193,86 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan pengelolaan risiko dan penerapan prudent underwriting yang berjalan baik.

“Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, tentunya perusahaan ingin mendukung peningkatan kontribusi BUMN kepada Negara dengan mencatatkan pendapatan yang positif melalui penyediaan perlindungan risiko,” ungkap Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel.

Selain itu hingga Oktober 2024 hasil investasi Asuransi Jasindo juga mencapai Rp215,20 miliar, mengalami kenaikan sebesar 37,12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp156,94 miliar.

"Pertumbuhan ini mencerminkan pengelolaan investasi yang semakin prudent dan optimal di tengah kondisi ekonomi yang dinamis," katanya.

Berbekal pengalaman menjamin risiko besar (mega risk) di beberapa sektor industri, Jasindo tidak hanya menyediakan proteksi asuransi, tetapi juga bertindak sebagai partner dalam melakukan asesmen risiko operasional secara komprehensif.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Kantongi Laba Bersih Rp102,88 Miliar Sepanjang 2023

"Perusahaan menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menawarkan berbagai pilihan jalur distribusi layanan. Salah satu bentuknya adalah melalui mitra-mitra yang telah terjalin dengan Jasindo," tutup Andy.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved