Harga Tiket Pesawat di Indonesia: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga

Jum'at, 29 November 2024 - 20:16 WIB
loading...
Harga Tiket Pesawat...
Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan harga tiket pesawat di Indonesia. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga tiket pesawat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Kebijakan terkait penurunan tarif pesawat angkutan udara merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat dalam rangka mengurangi beban harga tiket pada seluruh bandara di Indonesia.

Untuk mengakomodasi penurunan harga tiket diperlukan peran maskapai, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina (Persero) dan Airnav untuk menurunkan fuel surcharge, PJP2U dan avtur di sejumlah bandara agar penurunan keseluruhan dapat terlaksana minimal 10%.

Pemberlakuan penyesuaian tarif akan berlaku selama 16 hari pada masa periode Nataru 2024/2025 pada 19 Desember 2024 - 3 Januari 2025 untuk tiket yang belum terjual. Harga tiket pesawat seringkali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada moda transportasi udara untuk bepergian.

Namun, perlu diketahui harga tiket pesawat tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja. Berbagai elemen yang saling berkaitan, baik yang bersifat internal maupun eksternal, dapat memengaruhi harga tiket pesawat yang ditawarkan oleh maskapai penerbangan.

Berikut sejumlah faktor utama yang memengaruhi penurunan harga tiket pesawat di Indonesia;

1. Permintaan dan Penawaran

Salah satu faktor utama yang memengaruhi harga tiket pesawat adalah perubahan dalam hukum permintaan dan penawaran. Dalam kondisi permintaan yang rendah, seperti di luar musim liburan atau ketika terjadi penurunan ekonomi, maskapai penerbangan akan lebih cenderung untuk menurunkan harga tiket guna menarik lebih banyak penumpang. Sebaliknya, jika terjadi peningkatan permintaan pada musim liburan atau waktu-waktu tertentu, harga tiket justru biasanya akan mengalami kenaikan.

Baca Juga: Bos Garuda Beri Sinyal Turunkan Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru

Di sisi lain, faktor penawaran juga sangat berpengaruh. Penambahan jumlah penerbangan baru atau pembukaan rute penerbangan oleh maskapai lain akan menambah kapasitas kursi yang tersedia di pasar. Jika permintaan tidak meningkat secara signifikan, maskapai akan menurunkan harga untuk mengisi kursi-kursi kosong tersebut.

2. Persaingan Antar Maskapai

Persaingan antar maskapai penerbangan di Indonesia juga sangat memengaruhi harga tiket pesawat. Di rute-rute yang padat, seperti Jakarta-Surabaya atau Jakarta-Bali semakin banyak maskapai yang melayani rute tersebut akan semakin ketat persaingannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Rekomendasi
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Telikung Messi
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved