Trump Tabuh Genderang Perang ke BRICS, Ancamannya Ngeri!
Senin, 02 Desember 2024 - 07:38 WIB
loading...
Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif 100% ke negara-negara BRICS jika meninggalkan dolar AS. Trump bersama Presiden China Xi Jinping. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam negara-negara BRICS akan memberlakukan tarif 100% jika mereka mencoba meninggalkan dolar AS.
BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab, yang bertujuan untuk melenturkan kekuatan ekonomi mereka di dunia, di mana dolar AS terus berkuasa sebagai mata uang cadangan global.
Di tengah dorongan Rusia agar negara-negara BRICS membatasi dominasi dolar AS, Trump mengecam langkah tersebut.
"Gagasan bahwa negara-negara BRICS mencoba untuk menjauh dari dolar sementara kita hanya diam dan menonton saja sudah berakhir," ujar Trump, dikutip dari Business Insider, Senin (2/1/2024).
Baca Juga: Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar AS
"Kami membutuhkan komitmen dari negara-negara ini bahwa mereka tidak akan menciptakan mata uang BRICS baru, atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa, atau mereka akan menghadapi tarif 100% dan harus bersiap-siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada penjualan ke dalam perekonomian AS yang luar biasa."
BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab, yang bertujuan untuk melenturkan kekuatan ekonomi mereka di dunia, di mana dolar AS terus berkuasa sebagai mata uang cadangan global.
Di tengah dorongan Rusia agar negara-negara BRICS membatasi dominasi dolar AS, Trump mengecam langkah tersebut.
"Gagasan bahwa negara-negara BRICS mencoba untuk menjauh dari dolar sementara kita hanya diam dan menonton saja sudah berakhir," ujar Trump, dikutip dari Business Insider, Senin (2/1/2024).
Baca Juga: Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar AS
"Kami membutuhkan komitmen dari negara-negara ini bahwa mereka tidak akan menciptakan mata uang BRICS baru, atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa, atau mereka akan menghadapi tarif 100% dan harus bersiap-siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada penjualan ke dalam perekonomian AS yang luar biasa."
Lihat Juga :