Libur Nataru, Tol Solo-Jogja Exit Prambanan Dibuka Mulai 20 Desember
Kamis, 05 Desember 2024 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
“Hingga saat ini, progres pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja dipastikan telah memenuhi standar keamanan dan keselamatan untuk dibuka secara fungsional,” ujar Rozi.
PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga akan memfungsionalkan Gerbang Tol Prambanan sebagai pintu akses masuk dan keluar. PT JMJ merupakan BUJT yang merupakan perusahaan patungan yang bergerak di bidang investasi pengusahaan jalan tol yang terdiri dari dua pemegang saham yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 52,82 persen dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar 47,18 persen. "Proyek Jalan Tol ini merupakan proyek investasi milik ADHI dengan total nilai investasi Rp27,48 triliun," imbuh Rozi.
Baca Juga: Deretan Jalan Tol Ini Beroperasi Fungsional Saat Nataru 2024/2025
Tol ini merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) yang nantinya akan terhubung dengan jalan tol Yogyakarta-Bawen, tol Semarang-Solo, dan tol Solo-Kertosono, sehingga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan-kawasan produktif dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. “Para pengguna jalan tetap diminta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memeriksa kondisi kendaraan,” kata Rozi.
PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga akan memfungsionalkan Gerbang Tol Prambanan sebagai pintu akses masuk dan keluar. PT JMJ merupakan BUJT yang merupakan perusahaan patungan yang bergerak di bidang investasi pengusahaan jalan tol yang terdiri dari dua pemegang saham yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 52,82 persen dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar 47,18 persen. "Proyek Jalan Tol ini merupakan proyek investasi milik ADHI dengan total nilai investasi Rp27,48 triliun," imbuh Rozi.
Baca Juga: Deretan Jalan Tol Ini Beroperasi Fungsional Saat Nataru 2024/2025
Tol ini merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) yang nantinya akan terhubung dengan jalan tol Yogyakarta-Bawen, tol Semarang-Solo, dan tol Solo-Kertosono, sehingga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan-kawasan produktif dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. “Para pengguna jalan tetap diminta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memeriksa kondisi kendaraan,” kata Rozi.
(nng)
Lihat Juga :