Bank Sentral Eropa Timur Ramai-ramai Borong Emas demi Perkuat Cadangan

Kamis, 05 Desember 2024 - 19:25 WIB
loading...
A A A
Ceko juga menjadi calon anggota klub eksklusif. Bank sentral di Praha membanggakan cadangan devisa dengan nilai sekitar USD150 miliar – hampir setengah dari produk domestik bruto – salah satu yang terbesar di dunia secara proporsional.

Michl, yang mendorong diversifikasinya termasuk dengan pembelian saham AS, telah menghadapi beberapa kritik karena membeli emas saat mencapai rekor pasar tahun ini. Namun pejabat moneter bersikeras bahwa pembelian emas merupakan upaya jangka panjang yang dilakukan secara bertahap, mengurangi dampak volatilitas harga.

Dengan angin geopolitik yang terus berhembus, pembelian emas telah menjadi taruhan yang bagus bagi pembuat kebijakan moneter. Goldman Sachs Group Inc. mencantumkan logam di antara perdagangan komoditas teratas untuk tahun 2025, mengatakan kenaikan harga dapat terus terjadi selama masa kepresidenan Trump dan mencapai USD3.000 per ons pada Desember tahun depan.

"Fragmentasi geopolitik menguntungkan untuk emas, sementara pelemahan dolar secara bertahap harus menjadi penarik lebih lanjut," kata Bank J. Safra Sarasin dalam sebuah laporan 10 November.

Baca Juga: 10 Negara Arab dengan Cadangan Emas Terbesar di 2024, Nilainya Tembus Rp398,5 Triliun

Bagi para pemimpin Eropa Timur, emas dipandang sebagai pelabuhan yang aman – dan nilai jual politik – karena mereka mempertahankan tindakan penyeimbangan yang seringkali kompleks antara Barat, Rusia dan China. Bank sentral Hongaria telah meningkatkan simpanan emasnya lebih dari sepersepuluh menjadi 110 ton tahun ini.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Negara Arab dengan Cadangan...
Negara Arab dengan Cadangan Emas Terbesar di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved