Bank Sentral Eropa Timur Ramai-ramai Borong Emas demi Perkuat Cadangan
Kamis, 05 Desember 2024 - 19:25 WIB
loading...
Kepala bank sentral Republik Ceko terbang ke London untuk memantau lonjakan tumpukan emas batangan yang tersimpan di lemari besi Bank of England yang terbungkus beton di bawah Threadneedle Street. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Awal tahun ini, kepala bank sentral Republik Ceko terbang ke London untuk memantau lonjakan tumpukan emas batangan yang tersimpan di lemari besi Bank of England yang terbungkus beton di bawah Threadneedle Street.
Misi Ales Michl untuk memeriksa logam mulia yang disimpan untuk Bank Nasional Ceko adalah bagian dari ambisi gubernur yang bakal menggandakan cadangan emas negara menjadi 100 metrik ton dalam tiga tahun ke depan. Angka tersebut meningkat lima kali lipat sejak dirinya menjabat pada 2022 dengan tujuan mendiversifikasi cadangan bank.
"Kita perlu mengurangi volatilitas," ungkap Michl, yang bersemangat ketika ditanyai tentang masalah ini kepada Bloomberg Television awal bulan ini.
"Dan untuk itu, kita membutuhkan aset dengan korelasi nol dengan saham, dan aset itu adalah emas," bebernya.
Baca Juga: 7 Negara Arab dengan Pembelian Emas Terbesar, No Wahid Timbun 108,8 Ton
Menggeber pembelian emas batangan dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya, pembuat kebijakan Ceko tidak sendirian. Demam emas juga melanda dari Warsawa hingga Beograd, sebagai cara mendiversifikasi investasi dan bertaruh pada kenaikan harga di masa depan, menjadikan Eropa timur sebagai salah satu pembeli terbesar logam dan membantu mendorong reli emas.
Cadangan emas menjadi penting, ketika bank-bank sentral di seluruh dunia menyimpan gudang emas mereka sebagai perisai terhadap guncangan eksternal seperti perang dagang prospektif yang disebabkan oleh kepresidenan kedua Donald Trump dan ketegangan geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah. Tetapi penjaga moneter Eropa Timur telah membuat pertunjukan khusus untuk menambah tumpukan emas mereka.
Misi Ales Michl untuk memeriksa logam mulia yang disimpan untuk Bank Nasional Ceko adalah bagian dari ambisi gubernur yang bakal menggandakan cadangan emas negara menjadi 100 metrik ton dalam tiga tahun ke depan. Angka tersebut meningkat lima kali lipat sejak dirinya menjabat pada 2022 dengan tujuan mendiversifikasi cadangan bank.
"Kita perlu mengurangi volatilitas," ungkap Michl, yang bersemangat ketika ditanyai tentang masalah ini kepada Bloomberg Television awal bulan ini.
"Dan untuk itu, kita membutuhkan aset dengan korelasi nol dengan saham, dan aset itu adalah emas," bebernya.
Baca Juga: 7 Negara Arab dengan Pembelian Emas Terbesar, No Wahid Timbun 108,8 Ton
Menggeber pembelian emas batangan dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya, pembuat kebijakan Ceko tidak sendirian. Demam emas juga melanda dari Warsawa hingga Beograd, sebagai cara mendiversifikasi investasi dan bertaruh pada kenaikan harga di masa depan, menjadikan Eropa timur sebagai salah satu pembeli terbesar logam dan membantu mendorong reli emas.
Cadangan emas menjadi penting, ketika bank-bank sentral di seluruh dunia menyimpan gudang emas mereka sebagai perisai terhadap guncangan eksternal seperti perang dagang prospektif yang disebabkan oleh kepresidenan kedua Donald Trump dan ketegangan geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah. Tetapi penjaga moneter Eropa Timur telah membuat pertunjukan khusus untuk menambah tumpukan emas mereka.
Lihat Juga :