NESR Kerek Produksi Minyak dan Tekan Emisi CO2 di Jatibarang dan Sukowati
Selasa, 07 Januari 2025 - 21:51 WIB
loading...
NESR menerapkan teknologi NEDA dalam sistem CO2 EOR di lapangan minyak Jatibarang dan Sukowati. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan global penyedia jasa migas , National Energy Services Reunited (NESR), telah menerapkan Aplikasi Lingkungan dan Dekarbonisasi NESR (NEDA) di sistem Penangkapan, Pemanfaatan dan Penyimpanan Karbon, khususnya untuk Enhance Recovery Oil (CO2-EOR). Peluncuran NEDA mempertegas komitmen dekarbonisasi yang mendukung target net zero emission (NZE) Indonesia.
Salah satu keberhasilannya mencakup penyelesaian dua proyek di lapangan Jatibarang dan Sukowati, termasuk implementasi CO2-EOR. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan kemampuan teknis dan dedikasi NESR dalam mendukung Pertamina meraih target dekarbonisasi. Dengan memanfaatkan teknologi injeksi CO2, proyek ini meningkatkan perolehan minyak sekaligus mengurangi emisi karbon, sejalan dengan praktik energi berkelanjutan global dan visi masa depan yang rendah karbon.
Baca Juga: Pertamina Komitmen Dorong Capaian Transisi Energi dan NZE
Melanjutkan keberhasilan sistem "huff and puff" di ladang minyak Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, NESR meraih pencapaian yang signifikan dengan menerapkan teknologi NEDA dalam sistem CO2 EOR. Kini, upaya ini telah berkembang menjadi penerapan skala yang lebih besar di lapangan Sukowati.
"Sebagai pelopor dalam penerapan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) di Indonesia sejak tahun 2022, NESR berada di garis terdepan dalam upaya ini, yang selaras dengan program net zero emission (NZE) pemerintah. Melalui kolaborasi yang kuat dengan para ahli dan tim profesional lokal yang bertalenta, kami berkomitmen untuk memberikan teknologi tepat guna untuk mempercepat pelaksanaan proyek-proyek CCUS," ungkap Presiden Direktur PT NPS Energy Indonesia Pande Gede Herry Susanta dalam keterangan pers, Sabtu (7/12/2024).
Salah satu keberhasilannya mencakup penyelesaian dua proyek di lapangan Jatibarang dan Sukowati, termasuk implementasi CO2-EOR. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan kemampuan teknis dan dedikasi NESR dalam mendukung Pertamina meraih target dekarbonisasi. Dengan memanfaatkan teknologi injeksi CO2, proyek ini meningkatkan perolehan minyak sekaligus mengurangi emisi karbon, sejalan dengan praktik energi berkelanjutan global dan visi masa depan yang rendah karbon.
Baca Juga: Pertamina Komitmen Dorong Capaian Transisi Energi dan NZE
Melanjutkan keberhasilan sistem "huff and puff" di ladang minyak Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, NESR meraih pencapaian yang signifikan dengan menerapkan teknologi NEDA dalam sistem CO2 EOR. Kini, upaya ini telah berkembang menjadi penerapan skala yang lebih besar di lapangan Sukowati.
"Sebagai pelopor dalam penerapan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) di Indonesia sejak tahun 2022, NESR berada di garis terdepan dalam upaya ini, yang selaras dengan program net zero emission (NZE) pemerintah. Melalui kolaborasi yang kuat dengan para ahli dan tim profesional lokal yang bertalenta, kami berkomitmen untuk memberikan teknologi tepat guna untuk mempercepat pelaksanaan proyek-proyek CCUS," ungkap Presiden Direktur PT NPS Energy Indonesia Pande Gede Herry Susanta dalam keterangan pers, Sabtu (7/12/2024).
Lihat Juga :