Danareksa Dorong UMKM Tembus Pasar Global Melalui Business Matching di Malaysia
Minggu, 08 Desember 2024 - 15:32 WIB
loading...
Danareksa berpartisipasi dalam kegiatan Lateral Thinking & Business Matching yang diinisiasi oleh Rumah BUMN Batam dan KJRI Johor Bahru, Malaysia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Danareksa (Persero), sebagai Holding BUMN Danareksa, mendorong pertumbuhan UMKM melalui partisipasi dalam kegiatan Lateral Thinking & Business Matching yang diinisiasi oleh Rumah BUMN Batam dan KJRI Johor Bahru, Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi UMKM Indonesianaik kelas dan menembus pasar global.
"Kami berkomitmen untuk memberdayakan UMKM dengan membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun global," ujar EVP Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja dalam pernyataannya, Minggu (8/12/2024).
Baca Juga: Menara Danareksa, Berkonsep One Stop Shop Building dan Green Building
Dia mengatakan, Holding BUMN Danareksa kini menaungi lebih dari 30 perusahaan multisektor dan memiliki lebih dari 1.000 mitra binaan UMKM. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB dan menciptakan hampir 97% lapangan pekerjaan. Namun, banyak UMKM menghadapi tantangan dalam mengakses pasar global.
"Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia akan mampu menembus pasar internasional, membawa nama bangsa ke kancah global, dan membangun ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan," kata dia.
"Kami berkomitmen untuk memberdayakan UMKM dengan membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun global," ujar EVP Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja dalam pernyataannya, Minggu (8/12/2024).
Baca Juga: Menara Danareksa, Berkonsep One Stop Shop Building dan Green Building
Dia mengatakan, Holding BUMN Danareksa kini menaungi lebih dari 30 perusahaan multisektor dan memiliki lebih dari 1.000 mitra binaan UMKM. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB dan menciptakan hampir 97% lapangan pekerjaan. Namun, banyak UMKM menghadapi tantangan dalam mengakses pasar global.
"Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia akan mampu menembus pasar internasional, membawa nama bangsa ke kancah global, dan membangun ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan," kata dia.
Lihat Juga :