Bank Sentral Suriah Simpan Lebih 5,8 Metrik Ton Emas, Bagaimana Nasib Lemari Besinya?

Jum'at, 13 Desember 2024 - 11:43 WIB
loading...
Bank Sentral Suriah...
IMF yang mengumpulkan data tentang aset bank sentral di seluruh dunia, menolak berkomentar soal kondisi bank sentral Suriah. Foto/Dok Reuters
A A A
DAMASKUS - Brankas di bank sentral Suriah tidak menjadi sasaran perusakan ketika kekacauan melanda ibu kota Damaskus setelah tergulingnya kekuasaan Presiden Bashar al Assad. Kejelasan nasib brankas bank sentral Suriah diungkapkan oleh seorang pebisnis senior dan tiga sumber lainnya seperti dilansir Reuters.

Pemberontak Suriah telah merebut Damaskus tanpa perlawanan berarti hingga membuat Bashar al Assad melarikan diri ke Rusia setelah perang saudara selama 13 tahun dan lebih dari lima dekade pemerintahan keluarga Assad yang otokratis.

Baca Juga: Mengulik Harta Kekayaan Bashar Al Assad usai Runtuhnya Rezim 5 Dekade

Kepala Kamar Dagang Damaskus, Bassel Hamawi mengatakan, pihak berwenang telah mengkonfirmasi kepadanya bahwa para penjarah telah mencuri sejumlah uang dari gedung bank sentral. Akan tetapi lemari besi utama bank sentral tetap tidak tersentuh. Tidak diketahui secara pasti, berapa jumlah uang yang tersimpan di lemari besi bank sentral.

"Poin terpenting adalah jumlah di bank sentral masih seperti semula, tidak ada pelanggaran pada bank sentral dan uang di bank sentral telah diserahkan kepada pemerintah baru," kata Hamawi.

Dua sumber lain yang berhubungan dengan pejabat bank sentral mengatakan, bahwa mereka juga telah diberitahu bahwa penjarah yang turun ke jalan-jalan di Damaskus dalam beberapa jam setelah militer rezim Assad meletakkan senjatanya tidak melakukan perusakan terhadap brankas bank sentral.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
10 Negara Pemilik Cadangan...
10 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar Dunia, Siapa Teratas?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Rekomendasi
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Tambang Bayannuur, Mongolia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved