Bluebird dan Rekosistem Kolaborasi melalui Plogging untuk Langit Lebih Biru

Sabtu, 14 Desember 2024 - 15:23 WIB
loading...
Bluebird dan Rekosistem...
Bluebird menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan melalui kegiatan plogging bertajuk BlueSky Fun Run dengan berkolaborasi bersama rekosistem. Foto/Dok SINDO Photo, Arif Julianto
A A A
JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (Bluebird), perusahaan pionir mobilitas berkelanjutan, kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan melalui kegiatan plogging bertajuk BlueSky Fun Run. Berkolaborasi dengan Rekosistem, organisasi yang bergerak di bidang pengelolaan limbah secara berkelanjutan, Bluebird menggabungkan aktivitas lari santai sambil mengumpulkan sampah bertujuan menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan.

BlueSky Fun Run merupakan bentuk implementasi 2 dari 3 pilar keberlanjutan Bluebird, yaitu BlueSky dan BlueLife. BlueSky berfokus pada pelestarian lingkungan dengan target pengurangan 50% emisi karbon pada tahun 2030 melalui inovasi mobilitas berkelanjutan dan berbagai inisiatif sosial serta lingkungan.

Baca Juga: Pahlawan Sehari-Hari di Balik Kemudi Bluebird

Sementara melalui BlueLife, Bluebird berupaya memberdayakan pemangku kepentingan internal dan eksternal perusahaan pada aktivitas yang bisa mewujudkan kesejahteraan sosial.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto (Andre) Djokosoetono menyampaikan, "Di Bluebird, nilai ‘Peduli’ terus kami dorong ke seluruh tim, salah satunya dalam kegiatan pelestarian bumi. Melalui aktivitas plogging, kami ingin menunjukkan bahwa setiap langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari yang berangkat dari kepedulian, dapat berdampak besar terhadap lingkungan. Pengelolaan sampah yang tepat dan upaya mewujudkan masa depan bumi yang berkelanjutan adalah tanggung jawab kita semua.”

BlueSky Fun Run diikuti oleh relawan dari management, pengemudi termasuk Srikandi Bluebird, Kartini Bluebird, anak-anak komunitas Beasiswa Bluebird Peduli, serta Abang None Jakarta. Para relawan memulai plogging dari Rekosistem Waste Station RDTX Place, Kuningan dengan rute lari sepanjang lebih dari 4 kilometer sambil mengumpulkan sampah anorganik seperti berbagai jenis plastik, botol kaca, kardus, kaleng, dan kertas.

Sampah-sampah ini kemudian akan dikelola oleh Rekosistem untuk diolah kembali menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis.

Joshua Valentino, Chief Operating Officer Rekosistem, mengatakan, “Kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi masalah lingkungan yang kompleks seperti pengelolaan sampah. Kami percaya bahwa sinergi dengan berbagai pihak, seperti yang dilakukan bersama Bluebird, bisa turut mengedukasi masyarakat dan menciptakan solusi nyata yang tidak hanya mengurangi jumlah sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi sumber daya yang bermanfaat.”

Baca Juga: Pendapatan Tumbuh 13%, Bluebird Jaga Tren Pertumbuhan Double Digit

Aktivitas BlueSky Fun Run yang diikuti oleh lebih dari 80 relawan berhasil mengumpulkan lebih dari 170 kg sampah, dengan jenis sampah terbanyak adalah residu (51,3%), beling (40,2%), dan kertas (38%). Jika dikonversikan menjadi carbon footprint, sampah yang dikumpulkan ini akan setara dengan 36,4 liter konsumsi BBM atau 340,6 kilometer jarak yang ditempuh dengan mobil.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Rekomendasi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved