H-4 Libur Natal, 686.609 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Minggu, 22 Desember 2024 - 15:36 WIB
loading...
H-4 Libur Natal, 686.609...
Jasa Marga mencatat ada 686.609 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek H-4 libur Natal 2024 dan pergantian tahun. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ada 686.609 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek H-4 libur Natal 2024 dan menjelang pergantian tahun. Volume tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama.

Adapun, GT terdiri atas Cikupa menuju arah Merak, Ciawi menuju arah Puncak, Cikampek Utama menuju arah Trans Jawa, dan Kalihurip Utama menuju arah Bandung.

Baca Juga: Tol Klaten-Prambanan Dioperasikan Fungsional Mulai 20 Desember

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek meningkat 14,6 persen jika dibandingkan lalin normal, yakni 598.904 kendaraan.

"Jika dibandingkan dengan periode Natal 2023, total volume lalin ini meningkat sebesar 5,8 persen (648.813 kendaraan)," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, Minggu (22/12/2024).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah mayoritas 312.092 kendaraan atau 45,5 persen menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 216.704 kendaraan atau 31,6 persen menuju arah Barat (Merak), dan 157.813 kendaraan atau 23,0 persen menuju arah Selatan (Puncak).

Baca Juga: Daftar Tol Jawa dan Sumatera yang Berikan Diskon pada Periode Nataru

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 159.169 kendaraan, meningkat sebesar 36,2 persen dari lalin normal.

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 152.923 kendaraan, meningkat sebesar 12,7 persen dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 312.092 kendaraan, meningkat sebesar 23,5 persen dari lalin normal.

Arah Barat (Merak)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 216.704 kendaraan, meningkat 9,8 persen dari lalin normal.

Arah Selatan (Puncak)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 157.813 kendaraan, meningkat sebesar 6,0 persen dari lalin normal.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Rakernis Dokkes Polri,...
Rakernis Dokkes Polri, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalin
Jasa Marga Tebar Dividen...
Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Catat Kapan Cairnya
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Rekomendasi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved