Bukan Gertakan, Qatar Ancam Hentikan Pasokan Gas ke Uni Eropa

Senin, 23 Desember 2024 - 09:15 WIB
loading...
Bukan Gertakan, Qatar...
Salah satu negara teluk mengancam bakal menghentikan ekspor gas ke Uni Eropa (UE) jika ditampar dengan denda emisi karbon oleh Brussels. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Salah satu negara teluk mengancam bakal menghentikan ekspor gas ke Uni Eropa (UE) jika ditampar dengan denda emisi karbon oleh Brussels. Menteri energi Saad al-Kaabi menerangkan, Qatar akan menghentikan pengiriman gas ke Uni Eropa jika negara-negara anggota menegakkan undang-undang baru tentang emisi karbon, seperti dilansir Financial Times (FT).

Diketahui Qatar telah menjadi pemasok penting bagi blok Benua Biru setelah Brussels memutuskan untuk menyapih diri dari gas Rusia menyusul eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022.

Baca Juga: Negara-negara Kaya Mulai Buang Dolar, Menjauh dari Dominasi AS

"Jika ada negara Uni Eropa yang menjatuhkan hukuman pada Qatar di bawah Arahan Uji Tuntas Keberlanjutan Perusahaan blok itu, Doha akan berhenti mengekspor gas alam cair (LNG) ke blok tersebut," kata al-Kaabi.

QatarEnergy, perusahaan energi milik negara terpantau memiliki kontrak LNG jangka panjang dengan beberapa negara Uni Eropa, termasuk Jerman, Prancis, Italia, dan Belanda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Eropa Terpecah! Italia...
Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Rekomendasi
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved