Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun

Jum'at, 29 Mei 2026 - 11:21 WIB
loading...
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) seketika mengguncang Inggris setelah data resmi pemerintah setempat melaporkan adanya 100.000 pengurangan lapangan kerja hanya dalam bulan April 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Efek domino perang di Timur Tengah kini benar-benar telah bergeser dari medan tempur ke meja makan jutaan pekerja. Badai pemutusan hubungan kerja ( PHK ) seketika mengguncang Inggris setelah data resmi pemerintah setempat melaporkan adanya 100.000 pengurangan lapangan kerja hanya dalam bulan April 2026 saja.

Laporan resmi dari Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) yang dirilis Selasa ini menjadi tamparan keras bagi perekonomian Eropa. Angka pemangkasan massal ini tercatat sebagai merosotnya pasar tenaga kerja paling tajam dalam lima tahun terakhir, atau tepatnya sejak awal pandemi Covid-19 melanda dunia pada Mei 2020 silam.

Awalnya para ekonom memperkirakan pasar tenaga kerja Inggris hanya akan kehilangan sekitar 10.000 pekerja seiring penyesuaian tahun pajak baru. Namun realitas di lapangan meledak hingga sepuluh kali lipat lebih parah.

Baca Juga: Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?

Direktur Statistik Ekonomi ONS, Liz McKeown mengungkapkan, bahwa sektor retail atau perdagangan eceran menjadi penyumbang korban PHK terbesar. "Situasi ini mempertegas sinyal bahwa dunia usaha saat ini memilih untuk menghentikan rekrutmen baru di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus memburuk," ujarnya.



Tak hanya PHK massal, data ONS juga menunjukkan tingkat pengangguran di Inggris resmi merangkak naik ke angka 5% pada kuartal pertama tahun ini. Kondisi tersebut dibarengi dengan tren pertumbuhan upah pekerja yang mulai melambat drastis.

Mengapa Perang Iran Bisa Bikin Pekerja Inggris Kehilangan Kerja?

Secara psikologis, masyarakat awam mungkin bingung mengaitkan bom yang jatuh di Timur Tengah dengan hilangnya mata pencaharian warga di benua Eropa. Para analis merinci benang merah dari fenomena Horor April ini, ada beberapa faktor.

Pertama yakni blokade total di Selat Hormuz sebagai imbas perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran . Seperti diketahui jalur laut ini menjadi krusial bagi pasokan minyak dan gas dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Rekomendasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved