Presiden Jokowi Nilai Perkembangan Ekonomi Sulsel Masih Baik
Selasa, 01 September 2020 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Adapun tindakan atas dasar perintah Presiden Republik Indonesia yakni memfokuskan APBD 2021 untuk recovery perekonomian. Kinerja pemerintahan akan lebih ditingkatkan lagi, baik aspek penanganan kesehatan maupun upaya pemulihan perekonomian.
"Tahun 2021 akan menjadi percepatan untuk pemulihan ekonomi , oleh karena itu diperlukan pemanfaatan berbagai potensi secara optimal agar dapat bangkit dan keluar dari kondisi perekonomian yang mengalami kontraksi di Triwulan II tahun 2020 ini," jelasnya.
Begitu pula dengan penyediaan Infrastruktur, akan tetap dilanjutkan guna menjaga produktifitas masyarakat. Tentunya, infrastruktur yang kita utamakan adalah yang prioritas dan strategis serta yang bersentuhan langsung oleh masyarakat, hal ini dilakukan guna memicu pergerakan roda ekonomi ditengah pandemi.
Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor Sulsel tumbuh positif di masa pandemi, yakni mengalami kenaikan 1,66 persen. Dengan menempatkan nikel dan perikanan sebagai primadona komoditas ekspor.
Begitupun dengan investasi yang naik hingga 270 persen atau sekitar Rp 3,7 triliun. Laju investasi Sulawesi Selatan pada triwulan II 2020 mulai menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Pandemi tak memberi pengaruh besar terhadap aliran investasi Sulsel.
"Tahun 2021 akan menjadi percepatan untuk pemulihan ekonomi , oleh karena itu diperlukan pemanfaatan berbagai potensi secara optimal agar dapat bangkit dan keluar dari kondisi perekonomian yang mengalami kontraksi di Triwulan II tahun 2020 ini," jelasnya.
Begitu pula dengan penyediaan Infrastruktur, akan tetap dilanjutkan guna menjaga produktifitas masyarakat. Tentunya, infrastruktur yang kita utamakan adalah yang prioritas dan strategis serta yang bersentuhan langsung oleh masyarakat, hal ini dilakukan guna memicu pergerakan roda ekonomi ditengah pandemi.
Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor Sulsel tumbuh positif di masa pandemi, yakni mengalami kenaikan 1,66 persen. Dengan menempatkan nikel dan perikanan sebagai primadona komoditas ekspor.
Begitupun dengan investasi yang naik hingga 270 persen atau sekitar Rp 3,7 triliun. Laju investasi Sulawesi Selatan pada triwulan II 2020 mulai menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Pandemi tak memberi pengaruh besar terhadap aliran investasi Sulsel.
Lihat Juga :