Arab Saudi Bekukan Tawaran Gabung BRICS, Ancaman Tarif Trump Berhasil?

Jum'at, 27 Desember 2024 - 15:37 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Jet Tempur Israel Bombardir Yaman Besar-besaran, Nyaris Membunuh Kepala WHO

Blok BRICS telah melihat Arab Saudi menghentikan keanggotaannya di tengah ancaman tarif Trump yang sedang berlangsung. Awal tahun ini, Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara BRICS. Secara khusus, ia mengancam akan mengenakan tarif 100% pada anggota kelompok tersebut jika mereka melanjutkan agenda dedolarisasinya.

Sikap ini membuat negara-negara seperti India menegaskan kembali bahwa mereka tidak berniat untuk menyingkirkan dolar AS. Kini, Arab Saudi pun mengikutinya.

Melansir Watcher Guru, di tengah ancaman tersebut, penasihat kebijakan luar negeri Rusia Yuri Ushakov, mencatat bahwa Arab Saudi tidak lagi berupaya untuk bergabung dengan blok BRICS. Jalan menuju keanggotaan BRICS tampaknya selalu dipenuhi keraguan bagi negara Timur Tengah tersebut. Rencana Trump seakan menjadi hambatan penegas dalam upaya tersebut.

Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa negara tersebut tampaknya tidak akan pernah benar-benar menjadi bagian dari kelompok yang sedang berkembang tersebut. Hal itu dapat dilihat sebagai kemenangan bagi upaya pemerintahan Trump untuk mengamankan status dolar AS. Meski demikian, BRICS menyambut 13 negara mitra tambahan pada tahun 2024, sehingga tidak ada kekurangan minat secara global.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Rekomendasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Berita Terkini
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved