Pembelaan yang Terlambat dari Jouska Indonesia?

Selasa, 01 September 2020 - 17:55 WIB
loading...
Pembelaan yang Terlambat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - CEO PT Jouska Financial Indonesia (Jouska) Aakar Abyasa Fidzuno, sekaligus Komisaris PT Mahesa Strategis Indonesia (Mahesa) mengklarifikasi kesalahpahaman publik bahwa Jouska melampaui kewenangan dengan mengelola dana. Bahkan, juga ada tuduhan Jouska yang mentransaksikan portofolio saham klien.

Menurut Aakar, selama ini Jouska bahkan tidak punya akses ke rekening saham nasabah, sehingga tidak bisa mengelola dana, apalagi memperjualbelikan saham klien. Jouska juga tidak pernah menerima komisi atas transaksi saham klien yang dikelola oleh Mahesa.

"Advisor Jouska hanya sebatas menyarankan klien Jouska yang ingin dibantu mengembangkan portofolio sahamnya, untuk dibantu para broker saham yang tergabung dalam Mahesa," ujar Aakar di Jakarta, Selasa (1/9/2020). ( Baca juga:Woy Horang Kayah, Bu Sri Pengen Kalian Belanja-Belanja )

Dengan perbedaan lingkup pekerjaan, maka kontrak klien dibedakan baik dengan Jouska maupun kontrak klien dengan Mahesa. Kontrak dengan Jouska hanya untuk kegiatan advisory dengan klien.

"Sementara dengan Mahesa, klien Jouska sudah tanda tangan kesepakatan untuk ditransaksikan sahamnya oleh broker di Mahesa," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hanya ada dua pihak yang memiliki akses ke username dan password dari rekening dana nasabah, yaitu klien itu sendiri dan broker saham yang tergabung dalam Mahesa. Menurutnya, yang terjadi adalah broker di Mahesa mentransaksikan jual-beli saham klien atas persetujuan tertulis dari klien itu sendiri.

"Ada surat kesepakatan bersama antara klien dengan Mahesa, bukan dengan Jouska," ujarnya.

Namun karena advisor Jouska berkomunikasi secara rutin dengan klien, termasuk membantu klien dalam hampir segala bentuk komunikasi dengan pihak ketiga, maka klien dan publik mengira Mahesa adalah Jouska. Atas kesalahpahaman ini, CEO Jouska Aakar Abyasa mengaku lalai dan bertanggung jawab penuh.

Dirinya mohon maaf atas kesalahan dan kelalaiannya sebagai CEO dari Jouska, karena saat klien bertambah pesat dan ternyata SOP komunikasi belum diperbaharui. Sudah begitu, komunikasi antara advisor Jouska dengan klien terlalu intensif. ( Baca juga:Jumlah Zona Merah Covid-19 di Tanah Air Meningkat 100% )

"Kami ingin membantu dalam komunikasi terkait pihak ketiga, tapi justru klien menilai bahwa Mahesa adalah Jouska,” ujar Aakar.

Aakar juga menegaskan bahwa PT Jouska Finansial Indonesia dan PT Mahesa Strategis Indonesia adalah dua entitas berbeda, berada di dua lokasi kantor yang berbeda, dan tidak ada perjanjian kerja sama antara Jouska dan Mahesa. Jouska tidak pernah menerima komisi atas pembentukan portofolio saham yang dilakukan Mahesa, walaupun sebagian kecil klien Mahesa berasal dari referensi Jouska.

Mahesa disebutnya seperti klub trading yang berisi kumpulan broker saham berlisensi, di mana Aakar Abyasa hanya sebagai pemegang saham mayoritas pasif dan tidak terlibat dalam operasional Mahesa.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Mendefinisikan...
Apa yang Mendefinisikan Platform Trading Modern Tahun Ini?
IPOT Relakan Teknologi...
IPOT Relakan Teknologi Kelas Institusinya Dipakai Nasabah Broker Lain
Equity Perpetuals Diperkenalkan:...
Equity Perpetuals Diperkenalkan: Perdagangan Saham Global dalam Satu Unified Account
Broker Forex Didimax...
Broker Forex Didimax Umumkan Pemenang Mitsubishi Xpander
Stockbit Catatkan 35...
Stockbit Catatkan 35 Juta Transaksi Jual Beli Saham dalam Enam Bulan
Mengenal 5 Aplikasi...
Mengenal 5 Aplikasi Saham di Indonesia dan Cara Memilihnya
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Banyak Broker yang Tawarkan Restorative Justice Demi Uang
Keberuntungan Saja Tidak...
Keberuntungan Saja Tidak Cukup: Survei Trader Octa
Premier Film Broker...
Premier Film Broker Dihadiri Artis Korea Ternama, V BTS Dipuji karena Visualnya
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved