Daya Beli di Jawa Gembos, Pengusaha Pilih Ekspansi ke Luar Jawa

Minggu, 29 Desember 2024 - 19:39 WIB
loading...
Daya Beli di Jawa Gembos,...
Pengusaha memilih untuk ekspansi ke luar Jawa di tengah lesunya daya beli di Pulau Jawa. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelemahan daya beli masyarakat di Pulau Jawa membuat pelaku usaha pusat perbelanjaan putar otak mencari peluang baru, termasuk memilih ekspansi di wilayah luar Jawa.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menilai daya beli masyarakat di Pulau Jawa relatif rendah, kendati inflasi masih terkendali.

"Karena di dalam Pulau Jawa itu memang daya belinya lebih terdampak daripada di luar Jawa," katanya saat ditemui di Gedung Sarinah belum lama ini, dikutip Minggu (29/12/2024).

Baca Juga: Daftar Pungutan dan Kenaikan Tarif Mulai 2025: PPN, Air PAM hingga Harga Rokok

Alphonzus menyoroti wilayah-wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera sebagai kawasan potensial untuk pertumbuhan bisnis pusat perbelanjaan.

Sehingga ekspansi ke luar pulau dengan penduduk terpadat ini menjadi pilihan yang logis, sekaligus langkah adaptif menghadapi situasi ekonomi. "Kami pelaku usaha harus cari akal di dalam segala situasi. Salah satunya adalah mengembangkan usaha di luar Pulau Jawa," ujarnya.

Kalimantan dinilai sebagai kawasan paling menjanjikan, terutama dengan pesatnya perkembangan wilayah menyusul pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sulawesi dan Sumatera juga masuk dalam radar pelaku usaha karena stabilitas daya beli.

Baca Juga: Ujian Kelas Menengah Kian Berat, Berikut Peristiwa Penting Ekonomi Sepanjang 2024

"Di luar Jawa relatif lebih stabil. Terutama Kalimantan kan sangat maju sekali. Kemudian Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Jadi salah satu strategi yang akan diambil nanti lebih banyak mengembangkan usaha di luar Pulau Jawa," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved