Bulog-Sucofindo Kolaborasi Validasi Bongkar Muat Beras di Papua pada 2024

Selasa, 31 Desember 2024 - 09:11 WIB
loading...
Bulog-Sucofindo Kolaborasi...
Bulog bekerja sama dengan Sucofindo pada program Movenas untuk memastikan kualitas dan keamanan beras yang dikirim ke Papua. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Perum Bulog bekerja sama dengan PT Sucofindo dalam upaya untuk memastikan kualitas dan keamanan beras yang dikirim ke wilayah Papua pada program Movenas. Movenas merupakan proses pengiriman beras antar Kantor Wilayah agar stok barang milik Perum Bulog dapat tersedia di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan penyaluran di setiap daerah.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian bahwa pasokan beras yang didistribusikan ke seluruh daerah di Papua memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Baca Juga: Berlaku Besok, Ini 4 Golongan Pelanggan yang Dapat Diskon Tarif Listrik 50%

Proses validasi ini mencakup serangkaian uji laboratorium dan inspeksi fisik terhadap bongkar muat beras yang tiba di Papua. PT Sucofido, yang memiliki keahlian dalam layanan inspeksi dan sertifikasi, akan melakukan pengujian untuk memastikan bahwa beras yang diterima tidak hanya aman untuk dikonsumsi, tetapi juga sesuai dengan standar kualitas yang berlaku.

"Kolaborasi ini sangat penting karena Papua memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi pangan. Dengan adanya proses validasi yang ketat, kami berharap dapat menjaga kualitas beras yang diterima oleh konsumen di wilayah ini," kataKepala Wilayah Bulog Papua Mustari dalam keterangannya, Selasa (31/10/2024).

Baca Juga: Malam Tahun Baru, KRL Commuter Line Beroperasi 24 Jam

Sementara itu, Kepala Cabang PT Sucofindo Cabang Timika Djoko Julianto mengungkapkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mendukung Bulog dalam memastikan kualitas pangan yang sampai ke masyarakat. "Sebagai perusahaan yang sudah berpengalaman dalam bidang inspeksi dan sertifikasi, kami akan memastikan seluruh beras yang diterima memenuhi standar nasional dan internasional," tuturnya.

Dalam beberapa bulan mendatang, kedua perusahaan ini berencana untuk melakukan evaluasi rutin terhadap proses validasi dan distribusi beras untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan pasokan pangan di wilayah Papua. Dengan langkah ini, diharapkan dapat tercipta ketahanan pangan yang lebih baik dan stabil, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui akses pangan yang berkualitas.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Ekspansi ke Jepang,...
Ekspansi ke Jepang, Sucofindo Perkuat Akses Pasar Global
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved