HPP Gabah Naik Jadi Rp6.500 Bulan Ini, Jagung Rp5.500 per Februari
Senin, 06 Januari 2025 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah pun menugaskan Bulog untuk menyerap gabah dan jagung sepanjang 2025 ini, terutama jika kedua pangan dasar itu tidak terserap pasar dengan ketentuan HPP terbaru.
Zulhas mengatakan, pemerintah bakal memberikan subsidi bunga kepada Bulog. Sehingga, anggaran diyakini tidak menjadi hambatan bagi perusahaan saat menjalankan penugasan otoritas.
"Jadi gabah dan jagung yang tidak diserap pasar dengan harga itu, maka Bulog harus membeli karena itu nanti tantangannya, tentu kalau banyak, kalau anggaran karena pemerintah akan mensubsidi bunga, jadi sebetulnya tidak ada soal yang disubsidi nanti bunga," paparnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan sudah menyepakati plafon pinjaman bunga murah untuk Bulog dan ID FOOD senilai Rp28,7 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan peternak sepanjang 2024. Nantinya, kedua perusahaan menyerap beberapa jenis pangan sesuai dengan cadangan pangan pemerintah (CPP).
Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Soal Aturan Barang Kiriman dari Luar Negeri
Zulhas mengatakan, pemerintah bakal memberikan subsidi bunga kepada Bulog. Sehingga, anggaran diyakini tidak menjadi hambatan bagi perusahaan saat menjalankan penugasan otoritas.
"Jadi gabah dan jagung yang tidak diserap pasar dengan harga itu, maka Bulog harus membeli karena itu nanti tantangannya, tentu kalau banyak, kalau anggaran karena pemerintah akan mensubsidi bunga, jadi sebetulnya tidak ada soal yang disubsidi nanti bunga," paparnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan sudah menyepakati plafon pinjaman bunga murah untuk Bulog dan ID FOOD senilai Rp28,7 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan peternak sepanjang 2024. Nantinya, kedua perusahaan menyerap beberapa jenis pangan sesuai dengan cadangan pangan pemerintah (CPP).
Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Soal Aturan Barang Kiriman dari Luar Negeri
Lihat Juga :