HPP Gabah Naik Jadi Rp6.500 Bulan Ini, Jagung Rp5.500 per Februari

Senin, 06 Januari 2025 - 16:19 WIB
loading...
HPP Gabah Naik Jadi...
Harga gabah dan jagung akan mengalami kenaikan. Petani merontokkan gabah hasil panen padi di Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perum Bulog sudah menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp22 triliun di tengah keputusan pemerintah menaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dari Rp6.000 per kilogram (Kg) menjadi Rp6.500 per Kg.

Kenaikan HPP juga berlaku bagi komoditas jagung menjadi Rp5.500 per Kg dari sebelumnya Rp5.000 per Kg. Adapun, HPP gabah mulai berlaku efektif 15 Januari dan HPP jagung 1 Februari 2025.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan alias Zulhas memastikan, Perum Bulog tetap menyerap kedua komoditas tersebut, sekalipun HPP-nya melonjak dari ketentuan sebelumnya.

"Sekarang yang disepakati kemarin berapa? Dana yang tersedia Rp22 triliun,” ujar Zulhas usai rapat koordinasi di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang Jadi 6 Bulan di 2025, Disalurkan Bulan Ini

Pemerintah pun menugaskan Bulog untuk menyerap gabah dan jagung sepanjang 2025 ini, terutama jika kedua pangan dasar itu tidak terserap pasar dengan ketentuan HPP terbaru.

Zulhas mengatakan, pemerintah bakal memberikan subsidi bunga kepada Bulog. Sehingga, anggaran diyakini tidak menjadi hambatan bagi perusahaan saat menjalankan penugasan otoritas.

"Jadi gabah dan jagung yang tidak diserap pasar dengan harga itu, maka Bulog harus membeli karena itu nanti tantangannya, tentu kalau banyak, kalau anggaran karena pemerintah akan mensubsidi bunga, jadi sebetulnya tidak ada soal yang disubsidi nanti bunga," paparnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan sudah menyepakati plafon pinjaman bunga murah untuk Bulog dan ID FOOD senilai Rp28,7 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan peternak sepanjang 2024. Nantinya, kedua perusahaan menyerap beberapa jenis pangan sesuai dengan cadangan pangan pemerintah (CPP).

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Soal Aturan Barang Kiriman dari Luar Negeri

Cadangan pangan yang dimaksud terdiri dari beras, jagung, kedelai, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, telur ayam, gula konsumsi, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, dan ikan kembung.

"Kita lagi bahas bagaimana kalau stok itu milik pemerintah, jadi pengadaan sehingga anggarannya itu langsung bisa dikasih ke Bulog, jadi Bulog gak perlu bayar bunga lagi, kalau itu boleh Perpres-nya selesai berarti Bulog tambah lagi anggarannya, banyak bisa tambah Rp17 triliun lagi, jadi bisa beli lebih banyak lagi," ungkap Zulhas.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved