Unilever Indonesia Lepas Bisnis Es Krim Senilai Rp7 Triliun, Apa Untungnya?

Senin, 13 Januari 2025 - 11:00 WIB
loading...
Unilever Indonesia Lepas...
Unilever Indonesia telah mengumumkan rencana strategis untuk melepas unit bisnis es krim untuk meningkatkan kinerja. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk ( UNVR ) dalam keterbukaan informasi telah mengumumkan rencana strategis untuk melepas unit bisnis es krim senilai Rp7 triliun, sebuah rencana yang mencerminkan fokus perusahaan pada penguatan lini bisnis inti, optimalisasi kinerja, dan kemampuan meningkatkan dividen dalam jangka pendek.

Perseroan menyatakan akan mendistribusikan hasil bersih dari transaksi tersebut langsung kepada Pemegang Saham sebagai dividen tunai setelah penyelesaian Transaksi. Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren, dalam risetnya, menilai penjulan unit bisnis es krim sebagai langkah positif.

"Kami menilai rencana transaksi penjualan bisnis es krim ini sebagai hal yang positif bagi UNVR. Di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi perseroan termasuk di bisnis es krim hingga saat inI, divestasi ini dapat membuat perseroan menjadi lebih fokus dalam menjalankan bisnisnya," ucap Edi dikutip pada Senin (13/1/2025).

Baca Juga: Kinerja Paruh Pertama 2024, Unilever Catatkan Laba Bersih Rp2,5 Triliun

Dengan penjualan unit bisnis es krim, Unilever Indonesia dapat memanfaatkan momen ini untuk memfokuskan sumber daya pada bisnis inti dengan potensi margin dan pertumbuhan yang lebih baik. Langkah ini juga tepat untuk menjaga efisiensi operasional dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Keputusan ini juga dipandang sebagai cara untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan perusahaan. Dengan memperkuat posisi kas, Unilever dapat mengurangi ketergantungan pada utang, memungkinkan pengalokasian modal yang lebih terfokus pada inovasi produk dan ekspansi pasar dalam kategori bisnis utama.

Sementara, Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee menyampaikan, langkah yang diambil perseroan dengan menjual unit bisnis es krim sebagai bagian dari strategi untuk kembali merebut pasar akan berpotensi memacu kinerja UNVR ke depan.

Pasalnya, dengan divestasi, perusahaan mendapat dana segar, yang dapat digunakan untuk ekspansi bisnis inti. Jika pun tidak dipakai ekspansi, dana tersebut dipakai untuk membayar deviden, sehingga menguntungkan bagi pemegang saham. Yang pasti, langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kinerja.

Ekonom yang juga pengamat pasar modal, Dodi Arifianto menyatakan, dengan melepaskan unit bisnis es krim yang memiliki volatilitas pasar tersendiri, diyakini perusahaan dapat lebih memusatkan perhatian pada kategori utama yang lebih relevan dengan strategi pertumbuhan global. Hal ini juga memperbaiki efisiensi operasional perusahaan secara keseluruhan.

Pelepasan bisnis es krim ini juga mengurangi eksposur perusahaan terhadap risiko operasional di sektor tersebut. Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan memperkuat cadangan kas dan memberikan peluang bagi peningkatan dividen secara konsisten, menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

Baca Juga: 10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun

Pasar telah memberikan respons beragam terhadap langkah ini, tetapi para pemegang saham utama terlihat tetap optimis dengan terus menambah kepemilikan mereka di UNVR. Langkah ini dinilai memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan untuk merespons tantangan pasar dengan lebih cepat dan terarah.

Keputusan tersebut dipandang sebagai langkah strategis yang tidak hanya berdampak positif pada likuiditas perusahaan tetapi juga pada efisiensi operasional. Dengan alokasi sumber daya yang lebih terfokus, Unilever Indonesia dapat memperkuat daya saingnya di pasar domestik maupun internasional.

Dengan mengintegrasikan strategi bisnis yang berorientasi pada fokus inti dan efisiensi, langkah pelepasan unit bisnis ini menempatkan Unilever Indonesia pada jalur pertumbuhan yang lebih stabil, memprioritaskan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, dan menciptakan peluang yang lebih besar untuk peningkatan dividen secara konsisten.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved