Prediksi IMF: Ekonomi Global Remang-remang di 2025

Senin, 13 Januari 2025 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Saat itu, IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan global 2024 sebesar 3,2% dan menurunkan proyeksi untuk tahun 2025 menjadi 3,1%, jauh di bawah tingkat pertumbuhan sebelum pandemi. Georgieva juga memperingatkan bahwa pertumbuhan jangka menengah global akan mengalami penurunan dalam lima tahun ke depan.

"Tidak mengherankan, mengingat besarnya pengaruh ekonomi AS, banyak perhatian global tertuju pada arah kebijakan pemerintahan yang akan datang, terutama terkait tarif, pajak, deregulasi, dan efisiensi pemerintahan," kata Georgieva.

Georgieva menambahkan bahwa ketidakpastian yang tinggi terkait kebijakan perdagangan AS dapat memperburuk hambatan ekonomi global, khususnya bagi negara-negara yang terintegrasi dalam rantai pasokan global, seperti negara-negara di Asia dan ekonomi menengah.

Baca Juga: Elon Musk: Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah Perang Dunia II

Menurut Georgieva, fenomena yang tidak biasa terjadi di pasar keuangan, yaitu suku bunga jangka panjang yang lebih tinggi meskipun suku bunga jangka pendek telah turun. Hal ini menunjukkan tren yang belum pernah terlihat dalam sejarah.

IMF mencatat adanya perbedaan tren pertumbuhan di berbagai wilayah. Di Uni Eropa, pertumbuhan diperkirakan akan terhenti sedikit, sementara di India, ekonomi diproyeksikan akan mengalami pelemahan. Di Brasil, inflasi diperkirakan akan tetap lebih tinggi dari rata-rata global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved