BI Rate Turun, Langkah Strategis Dorong Ekonomi lewat Pendanaan
Sabtu, 18 Januari 2025 - 18:33 WIB
loading...
Penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ( BRI ) menyambut positif langkah Bank Indonesia ( BI ) menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menilai kebijakantersebut sebagai langkah strategis untuk mendukung stabilitas ekonomi domestik dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kebijakan ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pengendalian inflasi sesuai sasaran," kata Hendy, Sabtu (18/1/2025).
Baca Juga: Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Menurut Hendy, penurunan suku bunga acuan tersebut diproyeksikan akan memberikan dampak positif untuk reprofiling pendanaan alternatif dengan biaya yang lebih kompetitif. "Tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan alasan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen pada Januari 2025. Ini adalah penurunan pertama kali sejak empat bulan terakhir atau September 2024.
"Kebijakan ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pengendalian inflasi sesuai sasaran," kata Hendy, Sabtu (18/1/2025).
Baca Juga: Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Menurut Hendy, penurunan suku bunga acuan tersebut diproyeksikan akan memberikan dampak positif untuk reprofiling pendanaan alternatif dengan biaya yang lebih kompetitif. "Tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan alasan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen pada Januari 2025. Ini adalah penurunan pertama kali sejak empat bulan terakhir atau September 2024.
Lihat Juga :