Ditinggalkan Pentolannya, Bank Mandiri Siap Jalankan Rotasi
Rabu, 02 September 2020 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, pihaknya juga menyampaikan ungkapan apresiasi yang dalam atas kontribusi para mantan pejabat tersebut kepada perseroan dalam menjaga keberlangsungan bisnis perseroan, sekaligus mendoakan keberhasilan dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.
“Terutama kepada Bapak Royke Tumilaar yang telah menunjukkan leadership yang kuat dalam menentukan kebijakan dan memotivasi seluruh insan Mandirian dalam berkarya untuk mencapai mandat dari pemegang saham. Apalagi Pak Royke merupakan bankir yang tergolong sukses dan kompeten dalam urusan merger dan acquisition, restrukturisasi organisasi dan lain-lain yang akan berguna untuk mendukung peningkatan aset di tempat baru, seperti yang telah Beliau lakukan di Bank Mandiri,” katanya.
Terkait dengan susunan pengurus perseroan pasca-penunjukan tersebut, Hery melanjutkan, pihaknya akan mendiskusikan hal tersebut dengan dewan komisaris, termasuk dengan Kementerian BUMN untuk pelaksanaan RUPS Luar Biasa. ( Baca juga:DPD Siap Kawal, Pastikan Transisi Blok Rokan Mulus )
Royke Tumilaar diangkat menjadi Direktur Utama Bank Mandiri melalui RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019. Sebelumnya, Royke pernah menjabat sebagai direktur treasury, financial institution & special asset management sejak tahun 2011 sampai 2015. Sebelum diangkat sebagai direktur utama, Royke menjabat sebagai direktur corporate banking sejak tahun 2015.
Sedangkan Silvano Rumantir diangkat menjadi direktur keuangan dan strategi Bank Mandiri dalam RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019 bersamaan dengan pengangkatan Royke. Sebelumnya Silvano menjabat senior executive vice president corporate banking sejak November sampai Desember 2019. Lalu Silvano didapuk menjadi direktur utama Mandiri Sekuritas sejak 2016 sampai 2019.
“Terutama kepada Bapak Royke Tumilaar yang telah menunjukkan leadership yang kuat dalam menentukan kebijakan dan memotivasi seluruh insan Mandirian dalam berkarya untuk mencapai mandat dari pemegang saham. Apalagi Pak Royke merupakan bankir yang tergolong sukses dan kompeten dalam urusan merger dan acquisition, restrukturisasi organisasi dan lain-lain yang akan berguna untuk mendukung peningkatan aset di tempat baru, seperti yang telah Beliau lakukan di Bank Mandiri,” katanya.
Terkait dengan susunan pengurus perseroan pasca-penunjukan tersebut, Hery melanjutkan, pihaknya akan mendiskusikan hal tersebut dengan dewan komisaris, termasuk dengan Kementerian BUMN untuk pelaksanaan RUPS Luar Biasa. ( Baca juga:DPD Siap Kawal, Pastikan Transisi Blok Rokan Mulus )
Royke Tumilaar diangkat menjadi Direktur Utama Bank Mandiri melalui RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019. Sebelumnya, Royke pernah menjabat sebagai direktur treasury, financial institution & special asset management sejak tahun 2011 sampai 2015. Sebelum diangkat sebagai direktur utama, Royke menjabat sebagai direktur corporate banking sejak tahun 2015.
Sedangkan Silvano Rumantir diangkat menjadi direktur keuangan dan strategi Bank Mandiri dalam RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019 bersamaan dengan pengangkatan Royke. Sebelumnya Silvano menjabat senior executive vice president corporate banking sejak November sampai Desember 2019. Lalu Silvano didapuk menjadi direktur utama Mandiri Sekuritas sejak 2016 sampai 2019.
(uka)
Lihat Juga :