Harga Gas Industri Bakal Naik, Bahlil: Sudah Tak lagi USD6 per MMBTU
Kamis, 23 Januari 2025 - 08:19 WIB
loading...
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebutkan, harga gas bumi tertentu (HGBT) bakal naik dari posisinya saat ini yakni USD6 per MMBTU. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan, harga gas bumi tertentu (HGBT) bakal naik dari posisinya saat ini yakni USD6 per MMBTU. Lonjakan harga ini disebabkan oleh terkerek naiknya harga gas dunia.
Selain itu gas sebagai bahan baku HGBT harganya lebih rendah dari gas yang dipakai untuk energi. Baca Juga: Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
“HGBT sudah tidak lagi USD 6 karena sekarang harga gas dunia lagi naik. Terus yang kedua untuk HGBT bahan bakunya dari gas itu harganya lebih rendah dari gas yang dipakai untuk energi,” ujar Bahlil usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, harga gas yang digunakan untuk energi diperkirakan berada di angka USD7. Namun untuk bahan bakunya di posisi USD6,5.
“Gas kemungkinan besar untuk energi dalam rancangan kami kurang lebih sekitar USD7, tetapi kalau untuk bahan bakunya di bawah itu, sekitar-sekitar itu USD6,5,” paparnya.
Selain itu gas sebagai bahan baku HGBT harganya lebih rendah dari gas yang dipakai untuk energi. Baca Juga: Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
“HGBT sudah tidak lagi USD 6 karena sekarang harga gas dunia lagi naik. Terus yang kedua untuk HGBT bahan bakunya dari gas itu harganya lebih rendah dari gas yang dipakai untuk energi,” ujar Bahlil usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, harga gas yang digunakan untuk energi diperkirakan berada di angka USD7. Namun untuk bahan bakunya di posisi USD6,5.
“Gas kemungkinan besar untuk energi dalam rancangan kami kurang lebih sekitar USD7, tetapi kalau untuk bahan bakunya di bawah itu, sekitar-sekitar itu USD6,5,” paparnya.
Lihat Juga :