Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%

Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:10 WIB
loading...
Blok Masela Ditargetkan...
Pemerintah resmi memulai pembangunan proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi di Blok Masela, Maluku. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah resmi memulai pembangunan proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi di Blok Masela, Maluku, yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029. Proyek hulu migas strategis tersebut diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional dengan mayoritas produksi gas dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Hasil gas yang kita produksi dalam perencanaannya sekitar 1.200 MMBTU. Dari jumlah itu, minimal 60% akan dialokasikan untuk kebutuhan domestik, sementara maksimal 40% bisa diekspor, sambil melihat perkembangan negosiasi ke depan," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai menghadiri groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela seperti dikutip pada Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun

Bahlil mengatakan proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta standar kaki kubik gas pipa per hari (mmscfd), serta 35.000 barel kondensat per hari (bcpd). Produksi gas dari Blok Masela akan menjadi salah satu penopang pasokan energi nasional sekaligus memperkuat industri berbasis gas.

Menurut dia, pemerintah memprioritaskan pemanfaatan gas Masela untuk memenuhi kebutuhan domestik, terutama bagi PT Pupuk Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT PLN (Persero), serta berbagai sektor industri yang membutuhkan pasokan gas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan industri nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Rekomendasi
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved