Rekor! Perusahaan Malaysia Jual 74 Ton Emas dengan Total 1,5 Juta Pelanggan

Kamis, 30 Januari 2025 - 19:29 WIB
loading...
Rekor! Perusahaan Malaysia...
Public Gold, perusahaan asal Malaysia mencatatkan penjualan emas sebanyak 74 ton dan melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan di Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Public Gold, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di industri emas 24 karat bersertifikat mencetak pencapaian luar biasa memasuki tahun ke-17 operasionalnya. Sejak berdiri pada tahun 2008, Public Gold berhasil mencatatkan penjualan emas sebanyak 74 ton dan melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan di Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Mengawali tahun 2025, Public Gold menyelenggarakan acara bertajuk “Double Diamond Recognition Ceremony” pada 11 Januari 2025 di Sunway Pyramid Convention Centre, Selangor, Malaysia. Acara ini didedikasikan untuk merayakan pencapaian luar biasa dari para pelanggan setia Public Gold.

Acara tersebut dihadiri oleh Dato’ Wira Louis Ng, Pendiri dan Executive Chairman Public Gold Group, bersama istrinya, Datin Wira Ivonne Lim. Baca Juga: Penjualan Emas Moncer, Antam Cetak Laba Bersih Rp1,16 Triliun di Semester 1 2021

Dato’ Wira Louis Ng dalam sambutannya menyoroti perjalanan gemilang Public Gold dan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui perlindungan aset atau harta yang mudah diakses dan berkualitas tinggi. Sebuah bersejarah tercipta ketika Public Gold Indonesia merayakan pencapaian Denny Kurniawan, pelanggan pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan bergengsi Star Founder Master Dealer Award.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata berkembangnya Public Gold di Indonesia dan dedikasi dari Pelanggan setia Public Gold Indonesia.

Perluasan dan Pengembangan Bisnis Public Gold di Indonesia

Sejak berdiri di Indonesia pada tahun 2016, Public Gold telah membuka 5 kantor cabang yang tersebar dibeberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Banjarbaru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Rekomendasi
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Infografis
Produksi RI Minus 2,8...
Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton, Harga Beras Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved