Kejahatan Keuangan Hambat Kemajuan Ekonomi, GP Ansor: Perlu Kerja Elaboratif
Jum'at, 07 Februari 2025 - 19:16 WIB
loading...
Wasekjen PP GP Ansor Yudiarto dalam diskusi ekonomi yang bertajuk Evaluasi Kejahatan Keuangan Selama Tahun 2024: Modus dan Motif. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ekosistem ekonomi dan keuangan saat ini di Indonesia membutuhkan kerja elaboratif yang melibatkan seluruh instrumen untuk mewujudkan tata kelola ekonomi dan keuangan yang positif. Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor ( PP GP Ansor ) ikut andil membahas mekanisme mewujudkan tata kelola ekonomi tersebut.
"Kemajuan dan ekosistem ekonomi yang baik akan sangat ditentukan oleh para pelaku ekonomi, perangkat pendukung termasuk instrumen hukum yang mengatur tata kelola ekonomi dan keuangan yang sehat," kata Wasekjen PP GP Ansor Yudiarto dalam Diskusi Ekonomi yang bertajuk Evaluasi Kejahatan Keuangan Selama Tahun 2024: Modus dan Motif, dikutip Jumat (7/2/2025).
Baca Juga: Ketum GP Ansor Addin: Indonesia Tidak Baik-baik Saja, Butuh Langkah Besar
PP GP Ansor berupaya turut memetakan potensi yang bisa dilakukan organisasi untuk memberikan kontribusi dalam hal perbaikan ekosistem ekonomi. Ansor sebagai salah satu komponen bangsa tentunya peduli dengan hal ini.
"Ini merupakan momen elaborasi dengan berbagai pihak seperti penegak hukum, baik dalam hal pengayaan pengetahuan kader-kader Ansor sendiri untuk memahami modus-modus kejahatan keuangan, serta ikut berkontribusi dalam rangka pencegahan untuk di masa depan," lanjut Yudiarto.
Maraknya praktik ekonomi dan keuangan yang tidak sehat membuat PP GP Ansor ikut berupaya mencegah terjadinya beragam bentuk tindakan kejahatan keuangan.
"Ada manipulasi laporan keuangan, manipulasi harga saham di pasar modal, kejahatan perbankan, hingga investasi bodong. Ansor perlu ambil peran mencegah dan memperbaiki kondisi ini," ujar Yudiarto.
"Kemajuan dan ekosistem ekonomi yang baik akan sangat ditentukan oleh para pelaku ekonomi, perangkat pendukung termasuk instrumen hukum yang mengatur tata kelola ekonomi dan keuangan yang sehat," kata Wasekjen PP GP Ansor Yudiarto dalam Diskusi Ekonomi yang bertajuk Evaluasi Kejahatan Keuangan Selama Tahun 2024: Modus dan Motif, dikutip Jumat (7/2/2025).
Baca Juga: Ketum GP Ansor Addin: Indonesia Tidak Baik-baik Saja, Butuh Langkah Besar
PP GP Ansor berupaya turut memetakan potensi yang bisa dilakukan organisasi untuk memberikan kontribusi dalam hal perbaikan ekosistem ekonomi. Ansor sebagai salah satu komponen bangsa tentunya peduli dengan hal ini.
"Ini merupakan momen elaborasi dengan berbagai pihak seperti penegak hukum, baik dalam hal pengayaan pengetahuan kader-kader Ansor sendiri untuk memahami modus-modus kejahatan keuangan, serta ikut berkontribusi dalam rangka pencegahan untuk di masa depan," lanjut Yudiarto.
Maraknya praktik ekonomi dan keuangan yang tidak sehat membuat PP GP Ansor ikut berupaya mencegah terjadinya beragam bentuk tindakan kejahatan keuangan.
"Ada manipulasi laporan keuangan, manipulasi harga saham di pasar modal, kejahatan perbankan, hingga investasi bodong. Ansor perlu ambil peran mencegah dan memperbaiki kondisi ini," ujar Yudiarto.
Lihat Juga :