Ramai #KaburAjaDulu dari RI, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Singgung Cinta Tanah Air

Selasa, 18 Februari 2025 - 07:34 WIB
loading...
Ramai #KaburAjaDulu...
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyebut seruan Kabur Aja Dulu secara tidak langsung akan membantu perekonomian negara lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyebut seruan "#KaburAjaDulu" secara tidak langsung akan membantu perekonomian negara lain. Menurutnya hal tersebut justru akan membawa kerugian bagi bangsa Indonesia.

"Kalau banyak warga kita di luar, ya memang itu aslinya dengan secara tidak langsung mereka akan membantu ekonomi negara orang," kata Menteri P2MI , Karding saat dijumpai di kantornya di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Baca Juga: Ramai #KaburAjaDulu, WNI Lulusan UGM Ini Gabung Lembaga Maritim Bergengsi Dunia

Menteri Karding menjelaskan, itu dimungkinkan karena warga Indonesia yang bekerja di luar negeri akan menghabiskan penghasilannya di sana. Dengan demikian perputaran ekonomi tidak berjalan di negara asal yaitu Indonesia.

"Karena kan belanjanya di sana, makannya di sana, sehingga perputaran uangnya di sana. Kita harapkan sebenarnya kita bantu negara kita yang lagi memang butuh kebersamaan untuk bangkit di bawah pemerintahan," lanjutnya.

Lebih jauh Menteri Karding juga mengatakan seruan tersebut belum tentu menjadi solusi, pasalnya untuk pergi dari Indonesia perlu persiapan yang matang. Ia pun menekankan bahwa boleh bagi seseorang bekerja di luar negeri, namun dengan catatan harus memiliki keterampilan yang memadai.

"Teman-teman muda ini juga harus paham bahwa kabur aja dulu itu belum tentu solusi. Kenapa? Di negara-negara luar itu juga hidup tidak gampang. Apalagi kalau tidak memiliki skill," papaprnya.

Meski begitu Ia mengakui tagar "Kabur Aja Dulu" menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Menurutnya, itu merupakan sentilan bagi pemerintah untuk terus berbenah.

"Mungkin koreksi anak muda terhadap kita, oleh karena itu kita harus memperbaiki beberapa hal. Ini kelihatannya hashtag Kabur Aja Dulu sepele, tapi sesungguhnya itu mendasar," ungkap Menteri Karding.

Menteri Karding menilai fenomena Kabur Aja Dulu perlu disikapi dengan serius. Ia pun menekankan agar ini bisa segera direspon oleh pemerintah, mengingat persoalan pekerjaan, kenyamanan, dan keamanan menjadi hal yang krusial bagi masyarakat.

"Kalau secara umum tentu, tentu harus kita sikapi. Apalagi ini hal mendasar. Jadi pemerintah tentu akan merespon, memitigasi apa-apa yang menjadi kekhawatiran anak-anak muda ini. Itu yang harus kita lakukan," ujarnya.

Menteri Karding sendiri mengatakan bahwa memang perlu adanya perbaikan pendidikan dan doktrin ideologi masyarakat Indonesia, menyikapi tren Kabur Aja Dulu yang belakangan jadi perbincangan hangat.

Menurutnya, meskipun seruan tersebut terlihat sepele, namun sesungguhnya itu menjadi hal yang sangat mendasar, di mana peningkatan rasa cinta tanah air dan bangsa, serta semangat kebangsaan masih belum masif dilakukan.

"Mungkin koreksi anak muda terhadap kita, oleh karena itu kita harus memperbaiki beberapa hal. Pertama, cinta kepada Tanah Air itu harus ada yang kita perbaiki ke depan. Sistem pendidikan kita dan sistem doktrin ideologi kita," ungkapnya.

Selain perlu adanya perbaikan pendidikan dan rasa nasionalisme, Menteri Karding menyebut bahwa anak muda juga perlu memahami bahwa kabur aja dulu itu belum tentu menjadi solusi. Pasalnya untuk bisa bekerja di luar negeri sendiri perlu keterampilan mumpuni.

Baca Juga: Menaker Respons #KaburAjaDulu: Ramai-ramai Tinggalkan Indonesia untuk Kerja di Luar Negeri

Lebih jauh ia menyampaikan untuk pergi dari Indonesia perlu persiapan dan bekal yang matang agar nantinya tidak terlantar di negeri orang. Ia menekankan bahwa boleh bagi seseorang bekerja di luar negeri, namun dengan catatan harus memiliki keterampilan yang memadai.

"Teman-teman muda ini juga harus paham bahwa kabur aja dulu itu belum tentu solusi. Kenapa? Di negara-negara luar itu juga hidup tidak gampang. Apalagi kalau tidak memiliki skill. Oleh karena itu, pemerintah, P2MI mendorong Anda boleh kabur tapi ayo kita siapkan dulu, kita latih dulu baru berangkat. Apa yang dilatih? Dilatih soft skill dan skill. Bahasa, mental, dan kekerampilannya sendiri," tandasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
BGN Beberkan Efek Ganda...
BGN Beberkan Efek Ganda Program MBG, Tak Hanya Buka 1 Juta Lebih Lapangan Kerja
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
Menuju Sensus Ekonomi...
Menuju Sensus Ekonomi 2026: Peran Strategis KBLI 2025
Dorong Pertumbuhan Ekonomi,...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JGB Buka 150 Ribu Lapangan Pekerjaan
Rapimnas Kadin 2025...
Rapimnas Kadin 2025 Berjalan Sukses, Clarissa Tanoesoedibjo: Peserta Tembus 1.000 Orang
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved