Pemerintah Harus Jaga Kinerja BPJS di Tengah Pergantian Direksi

Kamis, 03 September 2020 - 20:29 WIB
loading...
Pemerintah Harus Jaga...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah diingatkan agar tetap menjaga kinerja BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di tengah proses pergantian para direksinya yang harus diganti. Peran kedua BPJS sangat signifikan terutama dalam program bantuan subsidi upah (BSU).

Koordinator Masyarakat Peduli BPJS Arwani Deni mengatakan kondisi pandemi Covid-19 ini agar tidak mengganggu proses seleksi pengelola di kedua BPJS. Prosesnya harus sesuai regulasi.

"Pemerintah harus menjamin program yang sedang berjalan misalnya BSU untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Arwani di Jakarta, Kamis (3/9/2020). (Baca: Erick Thohir Bakal Perpanjang BLT Karyawan, BPJAMSOSTEK: Oke Siap! )

Dalam program BSU, BPJS Ketenagakerjaan bertugas menyediakan data rekening peserta. Pendataan ini masih terus berlangsung secara bertahap dan baru memasuki tahap pertama di 24 Agustus 2020 dengan data rekening peserta tembus 2,5 juta orang.

Minggu berikutnya 1 September 2020 BPJS Ketenagakerjaan kembali mengirim 3 juta rekening peserta BSU ke pemerintah. Total data yang ditargetkan sebanyak 15,7 juta peserta dengan upah di bawah Rp5 juta.

Berikutnya, dia mengatakan, para direksi kedua BPJS tidak boleh membuat keputusan strategis. Seperti mutasi pegawai selama proses seleksi calon direksi dan dewan pengawas. (Baca juga: Diduga Berangus Serikat Pekerja, Direksi Indosat Dilaporkan ke Polisi )

"Proses seleksi pimpinan BPJS tidak boleh menunggu program seperti penanganan pandemi Covid-19 ataupun BSU. Direksi tidak bisa membuat keputusan strategis lainnya di masa transisi berlangsung," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengingatkan Pansel kedua BPJS harusnya sudah dibentuk pada 18 Agustus 2020 lalu. Menurut Perpres No 81 Tahun 2015 Pasal 11, Pansel organ BPJS harus sudah dibentuk paling lambat 6 bulan sebelum masa jabatan berakhir.

"Pansel organ BPJS harusnya dibentuk paling lambat 18 Agustus 2020 lalu. Presiden sudah harus segera membentuk pansel untuk kedua BPJS," ujarnya. (Baca juga: Cuomo: Trump Harus Bawa Tentara Jika Ingin Selamat Berjalan di New York )

Pihaknya juga mengingatkan telatnya pembentukan pansel di kedua BPJS tersebut sudah melanggar dari ketentuan peraturan perundang-undangan BPJS.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Jaga Resiliensi Pertumbuhan,...
Jaga Resiliensi Pertumbuhan, MDLA Bagikan Dividen dan Tetapkan Susunan Direksi Baru
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved