Aspebindo Sukses Gelar Indonesia Energy Outlook 2025 dan Rakernas, Ajang Kolaborasi dan Inovasi Industri Energi
Jum'at, 28 Februari 2025 - 15:42 WIB
loading...
Ketua Umum Aspebindo Anggawira saat memberikan sambutan Indonesia Energy Outlook 2025. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
A
A
A
JAKARTA - Pelaku usaha pertambangan yang terhimpun dalam wadah Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara (Aspebindo) sukses menggelar Indonesia Energy Outlook 2025 dan Rakernas di Residences Ballroom, Park Hyatt Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.
Ketua Umum Aspebindo Anggawira menjelaskan, Indonesia Energy Outlook 2025 yang diikuti 700 pengusaha pertambangan ini sangat penting diselenggarakan. Sebab, saat ini para pengusaha pertambangan mineral dan batubara membutuhkan banyak insight dari Pemerintah dan stakeholders, yang perlu disikapi dengan cepat dan tepat.
“Program hilirisasi energi, swasembada energi, hingga transisi energi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) tentu perlu disikapi para pelaku usaha pertambangan. Kalangan pengusaha perlu mempelajari berbagai kemungkinan untuk membuat perencanaan adaptasi bisnis agar dapat bertahan,” ujarnya.
Anggawira mengatakan, Indonesia Energy Outlook 2025 sebagai wujud keseriusan Aspebindo dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai kalangan. Sehingga dapat menjawab kebutuhan bisnis para anggotanya. Aspebindo, katanya, merupakan mitra dan aset strategis bagi Pemerintah dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam.
Aspebindo mengajak anggotanya untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan tren energi dunia dan mendorong transisi energi bersih. “Aspebindo akan terus berkontribusi dan berkolaborasi untuk mempercepat proses hilirisasi energi. Aspebindo akan terus aktif memberikan rekomendasi dari para anggotanya kepada Pemerintah maupun stakeholder terkait,” katanya.
Dalam upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi delapan persen Pemerintahan Prabowo Subianto, Aspebindo mengajak pengusaha batu bara untuk bisa terus berinovasi menghadapi transisi energi hijau. Transisi ini akan berpengaruh akan permintaan batu bara secara jangka panjang.
![Aspebindo Sukses Gelar Indonesia Energy Outlook 2025 dan Rakernas, Ajang Kolaborasi dan Inovasi Industri Energi]()
Dari kiri-kanan Wakil Ketua Umum Aspebindo Ahmad Adi Suryo, Ketua Pelaksana Indonesia Energy Outlook 2025 Bhirawa Wicaksana, Ketua Umum Aspebindo Anggawira, Sekretaris Jenderal Aspebindo I Made Nugraha Jaya. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
Ketua Umum Aspebindo Anggawira menjelaskan, Indonesia Energy Outlook 2025 yang diikuti 700 pengusaha pertambangan ini sangat penting diselenggarakan. Sebab, saat ini para pengusaha pertambangan mineral dan batubara membutuhkan banyak insight dari Pemerintah dan stakeholders, yang perlu disikapi dengan cepat dan tepat.
“Program hilirisasi energi, swasembada energi, hingga transisi energi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) tentu perlu disikapi para pelaku usaha pertambangan. Kalangan pengusaha perlu mempelajari berbagai kemungkinan untuk membuat perencanaan adaptasi bisnis agar dapat bertahan,” ujarnya.
Anggawira mengatakan, Indonesia Energy Outlook 2025 sebagai wujud keseriusan Aspebindo dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai kalangan. Sehingga dapat menjawab kebutuhan bisnis para anggotanya. Aspebindo, katanya, merupakan mitra dan aset strategis bagi Pemerintah dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam.
Aspebindo mengajak anggotanya untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan tren energi dunia dan mendorong transisi energi bersih. “Aspebindo akan terus berkontribusi dan berkolaborasi untuk mempercepat proses hilirisasi energi. Aspebindo akan terus aktif memberikan rekomendasi dari para anggotanya kepada Pemerintah maupun stakeholder terkait,” katanya.
Dalam upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi delapan persen Pemerintahan Prabowo Subianto, Aspebindo mengajak pengusaha batu bara untuk bisa terus berinovasi menghadapi transisi energi hijau. Transisi ini akan berpengaruh akan permintaan batu bara secara jangka panjang.

Dari kiri-kanan Wakil Ketua Umum Aspebindo Ahmad Adi Suryo, Ketua Pelaksana Indonesia Energy Outlook 2025 Bhirawa Wicaksana, Ketua Umum Aspebindo Anggawira, Sekretaris Jenderal Aspebindo I Made Nugraha Jaya. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
Lihat Juga :