Bidik Pekerja Migran, BSI Perluas Layanan Remitansi ke Korsel
Jum'at, 28 Februari 2025 - 19:07 WIB
loading...
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berupaya memperkuat penetrasi layanan perbankan syariah di kawasan Asia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk ( BSI ) berupaya memperkuat penetrasi layanan perbankan syariah di kawasan Asia. Salah satunya dengan memperluas bisnis remitansi ke Korea Selatan.
Ekspansi bisnis remitansi di Korea Selatan dinilai cukup menjanjikan, mengingat potensi jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negeri Ginseng tersebut yang mencapai lebih dari 60.000 orang.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, ekpansi bisnis remitansi ke Korea Selatan tersebut dilakukan awal tahun ini. Menurutnya, langkah strategis tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas layanan remitansi di sejumlah negara di Asia yang sudah dijajaki sebelumnya, di antaranya di Malaysia, Singapura, Hongkong dan Jepang.
"Kami akan terus menjajaki potensi pengembangan halal ekosistem di dalam dan luar negeri, salah satunya lewat bisnis remitansi," kata Anton dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).
Baca Juga: Pelunasan Haji Dibuka, BSI Siap Layani 185.000 Calon Haji
Ia memaparkan, per Januari 2025, BSI telah mengelola bisnis remitansi di 13 negara dengan volume transaksi mencapai Rp10 triliun. Catatan tersebut tumbuh sebesar 42% year on year. Anton mengatakan, kinerja ini menunjukan bahwa transaksi remitansi terus meningkat.
Di sisi lain, untuk memperlancar bisnis remitansi di Korea Selatan, BSI menggandeng Gmoney Trans dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama. Melalui kolaborasi tersebut nasabah diberikan kemudahan dalam pembukaan rekening BSI melalui aplikasi GmoneyTrans.
Ekspansi bisnis remitansi di Korea Selatan dinilai cukup menjanjikan, mengingat potensi jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negeri Ginseng tersebut yang mencapai lebih dari 60.000 orang.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, ekpansi bisnis remitansi ke Korea Selatan tersebut dilakukan awal tahun ini. Menurutnya, langkah strategis tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas layanan remitansi di sejumlah negara di Asia yang sudah dijajaki sebelumnya, di antaranya di Malaysia, Singapura, Hongkong dan Jepang.
"Kami akan terus menjajaki potensi pengembangan halal ekosistem di dalam dan luar negeri, salah satunya lewat bisnis remitansi," kata Anton dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).
Baca Juga: Pelunasan Haji Dibuka, BSI Siap Layani 185.000 Calon Haji
Ia memaparkan, per Januari 2025, BSI telah mengelola bisnis remitansi di 13 negara dengan volume transaksi mencapai Rp10 triliun. Catatan tersebut tumbuh sebesar 42% year on year. Anton mengatakan, kinerja ini menunjukan bahwa transaksi remitansi terus meningkat.
Di sisi lain, untuk memperlancar bisnis remitansi di Korea Selatan, BSI menggandeng Gmoney Trans dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama. Melalui kolaborasi tersebut nasabah diberikan kemudahan dalam pembukaan rekening BSI melalui aplikasi GmoneyTrans.
Lihat Juga :