Putaran Kedua Tarif Trump, Tak Ada Ruang Pengampunan buat Kanada, China, dan Meksiko

Selasa, 04 Maret 2025 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Donald Trump mengenakan bea masuk 25% pada impor Kanada dan Meksiko setelah jeda 30 hari. Dia juga menerapkan putaran kedua bea masuk 10% pada impor China untuk kemudian selanjutnya meningkatkan tarif menyeluruh di negara itu menjadi 20%.

Bea tersebut mewakili eskalasi cepat dari rencana tarif Trump , untuk melampaui apa yang dilakukan pada periode pertama sebelumnya.

The Tax Foundation memperkirakan bahwa tarif Trump pada periode 2018-2019 membuat PDB AS menyusut sekitar 0,2%. Selanjutnya dampak dari tarif terhadap Kanada dan Meksiko diprediksi bakal melampauinya, bahkan dengan mengesampingkan aksi balasan dan langkah Trump terhadap China.

Wakil presiden kebijakan pajak federal The Tax Foundation, Erica York menyebutkan, semua tindakan Trump sejauh ini "kenaikan pajak tahunan USD130 miliar pada orang Amerika" yang dapat membuat biaya tambahan per rumah tangga USD1.000.

Pendekatan pemerintah terhadap ekonomi tampaknya membebani prospek investasi dan konsumen di Amerika Serikat. "Ekonomi tampaknya tersedak pada ketidakpastian yang diciptakan oleh pembuatan kebijakan ekonomi serampangan yang terjadi di DC," kata kepala ekonom Moody's Analytics, Mark Zandi dalam sebuah postingan belum lama ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Rekomendasi
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Infografis
3 Alasan Sananta Tak...
3 Alasan Sananta Tak Dipanggil Timnas Lawan Bahrain dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved