Geger Ayam Gelonggongan Disuntik Air Kotor, Menko Zulhas Kaget

Selasa, 04 Maret 2025 - 17:17 WIB
loading...
Geger Ayam Gelonggongan...
Pemerintah menanggapi isu daging ayam di pasar yang disuntik air kotor untuk meningkatkan bobot. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan alias Zulhas membantah isu daging ayam di pasar yang disuntik air kotor untuk meningkatkan bobot. Dia memastikan daging ayam yang dijual halal dan bisa dinikmati (toyib).

Kendati membantah kabar tersebut, nampak Zulhas baru mengetahui praktik manipulasi yang diduga dilakukan oleh sejumlah pedagang pasar. Hal ini terlihat dari ekspresi Zulhas yang kaget dan tak percaya ketika dikonfirmasi wartawan.

“Hah? nggak ada, nggak ada, ayam semua pengusaha yang disini dijamin garansi 100 persen halal, Toyib,” ujar Zulhas saat ditemui di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga: Lebih Dulu Ayam atau Telur? Ini Jawaban Ilmiahnya

Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) itu memastikan pelaku usaha di sektor peternakan tidak melakukan tindakan penipuan tersebut. Karena itu daging ayam yang disuplai di pasar diyakini aman untuk dikonsumsi.

“Semua pengusaha-nya sudah di sini (pertemuan). Jalannya mereka usahanya tahunan, puluhan tahun ya, jadi tidak ada semua aman, halal, bersih dan toyib,” paparnya.

“Waduh, gak ada itu isu-isu nanti ditangkap polisi kalau ada yang begitu-begitu ya, ini semua pengusaha ayam disini lengkap semua ini ayam, halal, toyib pokoknya semua bisa dikonsumsi Insya Allah terjamin,” beber dia.

Di lain sisi, Zulhas memastikan pasokan ayam dan telur selama Ramadhan dan Lebaran 2025 mencukupi. Bahkan, harga kedua komoditas pangan ini tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Untuk memenuhi stok ayam dan telur selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini, Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengumpulkan sejumlah pelaku usaha di bidang peternakan di gedung Kementerian Perdagangan Selasa (4/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah dan pelaku usaha bersepakat menambah stok ayam dan telur, termasuk menjaga harga agar tidak melebihi HET. Adapun, harga eceran tertinggi ayam Rp40.00 per kilogram (Kg).

“Semua sudah sepakat untuk bulan puasa dan Lebaran ayam ras, stok ayam maupun telur, jadi tidak usah khawatir, stoknya lebih dari cukup ayam ras maupun telur,” ungkap Zulhas.

“Nah tadi kami sepakat sama-sama menjaga suplainya selama bulan suci Ramadhan dan Lebaran ini suplainya harus dilebihkan dinaikkan,” tutur dia.

Baca Juga: Harga Pangan Awal Ramadan, Mentan: Harga Beras Turun, Cabai Naik

Zulhas sendiri enggan membeberkan pasokan secara nasional kedua komoditas itu. Dia juga tidak merinci persentase ayam dan telur yang bakal dinaikan jumlahnya.

“Kalau rata-rata sehari misalnya berapa gitu X ya, maka selama bulan puasa ditambah X plus, lebih suplainya dilebihkan ya,” katanya.

Soal harga, lanjut Zulhas, tidak akan melebihi HET. Saat ini rata-rata harga ayam di Pulau Jawa dan Bali di level Rp34.000 - Rp36.000 per Kg. Sedangkan di kawasan Indonesia Timur di angka Rp39.000 - Rp40.000 per Kg.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Pasar, Aqua...
Perkuat Pasar, Aqua Komitmen Jaga Kualitas Air Pegunungan
Kopdes Merah Putih dan...
Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
Water Taxi Bakal Dikembangkan...
Water Taxi Bakal Dikembangkan di Bali, Bandara Ngurah Rai ke Canggu Cuma 30 Menit
Viral Pulau Umang Dijual...
Viral Pulau Umang Dijual Rp65 Miliar di Medsos, KKP Buka Suara
Tak Hanya Beras Ribuan...
Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS
Prabowo-Trump Teken...
Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Rekomendasi
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Infografis
Menko Polkam Ungkap...
Menko Polkam Ungkap 8,8 Juta Orang Terlibat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved