alexametrics

Staf Terduga Terinfeksi Virus Corona, Chevron Kirim Pulang 300 Pekerja

loading...
Staf Terduga Terinfeksi Virus Corona, Chevron Kirim Pulang 300 Pekerja
Langkah ini diambil Chevron, setelah salah satu stafnya melaporkan gejala seperti flu setelah kembali dari negara tempat virus mematikan itu berasal. Foto/Dok
A+ A-
LONDON - Perusahaan raksasa minyak, Chevron telah meminta 300 staf mereka yang berkantor di London untuk bekerja dari rumah, sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona. Langkah ini diambil Chevron, setelah salah satu stafnya melaporkan gejala seperti flu setelah kembali dari negara tempat virus mematikan itu berasal.

Dilansir BBC, pihak perusahaan menyatakan staf Chevron yang berkantor di Westferry Circus, Canary Wharf untuk saat ini diharuskan terus bekerja dari rumah setelah tes kepada karyawan ditunda. Seperti diketahui virus corona telah menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan jumlah korban tewas di seluruh dunia terus bertambah.

Staf di kantor Canary Wharf memang, dalam kegiatannya terlibat dalam perdagangan produk minyak dan gas hilir. "Chevron terus memantau situasi sangat intens, dengan bantuan serta bimbingan dari otoritas kesehatan internasional dan lokal," bunyi pernyataan perusahaan.



"Perhatian utama kami adalah kesehatan dan keselamatan karyawan, serta kami mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko eksposur terhadap yang lain. Akibatnya, kami telah meminta agar kolega kami, yang berbasis di kantor Westferry Circus, London, bekerja dari rumah untuk saat ini. Ini adalah kebijakan kami untuk tidak memberikan rincian terhadap karyawan," sambung Chevron menerangkan.

Staf akan terus bekerja dari rumah, sementara perusahaan menunggu arahan lanjutan dari dokter. Wabah virus Corona telah menyebabkan gangguan secara luas di seluruh dunia. Infeksi virus corona yang yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru parah, dimulai di China dan telah menyebar ke 27 negara lain, termasuk Inggris.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak