Inggris dan UE Cari Cara Gembosi Aset Beku Rusia, Nilainya Tembus Rp4.893 Triliun

Rabu, 19 Maret 2025 - 08:15 WIB
loading...
A A A
"Bukan Amerika Serikat yang telah menyuarakan kekhawatiran secara konsisten tentang aset negara ... akan tetapi sebenarnya berada di Eropa," kata Lammy kepada House of Commons pada hari Senin kemarin.

Perubahan aturan di Jerman dapat memungkinkan negara itu untuk mengubah posisinya dalam masalah ini, sambungnya. Upaya Eropa untuk meningkatkan tekanan pada Rusia datang menjelang pembicaraan via telephone antara Presiden AS Donald Trump dan Putin.

AS mendesak Rusia untuk menyetujui gencatan senjata selama 30 hari yang disebutkan Ukraina siap untuk mematuhinya. Baca Juga: Uni Eropa Dipaksa Mencabut Sanksi ke Beberapa Oligarki Rusia

Uni Eropa, negara-negara G7 dan Australia telah membekukan aset bank sentral Rusia sekitar USD280 miliar atau setara Rp4.567 triliun (dengan kurs Rp16.312/USD) dalam bentuk sekuritas dan uang tunai, dimana sebagian besar melalui lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Belgia. Sanksi yang dijatuhkan pada individu-individu terkemuka Rusia, juga membuat pembekuan aset beku bertambah sekitar USD58 miliar (Rp946 triliun) dalam bentuk aset, termasuk rumah, kapal pesiar, dan pesawat pribadi.

Lammy dan Kallas juga akan membahas proposal Uni Eropa untuk mengizinkan negara-negara anggota menginvestasikan (USD164 miliar) pinjaman Uni Eropa untuk perangkat keras pertahanan, yang dapat dihabiskan untuk senjata dari beberapa negara ketiga seperti Inggris, Norwegia dan Swiss, kata orang-orang itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
Kejagung Siap Hadapi...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Lodewyk Pusung Tersangka Kasus Tata Kelola MBG
Sidang Gugatan Hak Asuh...
Sidang Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu Akan Digelar Tertutup, Ini Alasannya
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved