Ditetapkan Jadi KEK Industropolis, Danareksa Optimistis Percepat Investasi di KITB
Kamis, 20 Maret 2025 - 22:53 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Danareksa (Persero) atau Holding BUMN Danareksa menegaskan komitmennya untuk mempercepat investasi di PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) setelah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12/2025. Penetapan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi nasional melalui industri berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, serta mempercepat hilirisasi industri.
"Dengan ditetapkannya KITB sebagai KEK Industropolis Batang, kami optimistis arus investasi global dapat semakin meningkat, sehingga dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan memberikan dampak bagi masyarakat di sekitar kawasan," ujar Direktur Utama Holding BUMN Danareksa, Yadi Jaya Ruchandi dalam pernyataannya, Kamis (20/3/2025).
Baca Juga: Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Realisasi Investasi Sentuh Rp17,95 T
Salah satu percepatan investasi yang didorong adalah implementasi program Two Countries Twin Park (TCTP) yang akan menjadikan KITB sebagai pusat kolaborasi strategis antara Indonesia dan Tiongkok. TCTP membuka peluang besar bagi industri lokal untuk terlibat dalam ekosistem industri yang lebih luas.
Program alih teknologi, pelatihan tenaga kerja, serta integrasi rantai pasok akan meningkatkan akses Indonesia ke kawasan industri mitra di Tiongkok, yang memberikan peluang bagi perusahaan Indonesia untuk berinvestasi dan memasarkan produknya ke pasar Tiongkok.
"Dengan ditetapkannya KITB sebagai KEK Industropolis Batang, kami optimistis arus investasi global dapat semakin meningkat, sehingga dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan memberikan dampak bagi masyarakat di sekitar kawasan," ujar Direktur Utama Holding BUMN Danareksa, Yadi Jaya Ruchandi dalam pernyataannya, Kamis (20/3/2025).
Baca Juga: Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Realisasi Investasi Sentuh Rp17,95 T
Salah satu percepatan investasi yang didorong adalah implementasi program Two Countries Twin Park (TCTP) yang akan menjadikan KITB sebagai pusat kolaborasi strategis antara Indonesia dan Tiongkok. TCTP membuka peluang besar bagi industri lokal untuk terlibat dalam ekosistem industri yang lebih luas.
Program alih teknologi, pelatihan tenaga kerja, serta integrasi rantai pasok akan meningkatkan akses Indonesia ke kawasan industri mitra di Tiongkok, yang memberikan peluang bagi perusahaan Indonesia untuk berinvestasi dan memasarkan produknya ke pasar Tiongkok.
Lihat Juga :